Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/02/2018, 18:08 WIB
Nabilla Tashandra,
Wisnubrata

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - "Lo hei lo hei!" ucap mereka dengan sumringah sambil mengangkat sumpitnya tinggi-tinggi. Melemparkan campuran sayur-sayuran dan bumbu-bumbu ke udara.

Tradisi yu sheng atau lemparan kemakmuran (prosperity toss) selalu ada di malam tahun baru Imlek.

Diambil dari kata "yu" yang dalam aksara Tionghoa berarti "ikan" dan "berkelebihan". Sementara "yusheng" juga homofon dengan arti "meningkatnya kelimpahan".

"Yusheng diibaratkan sebagai simbol pelimpahan, prospektif dan semangat," ujar Lucia Temil, pemandu upacara Yusheng di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City, Kamis (15/2/2018) malam.

Prosesi ini tak dilakukan sembarangan. Penggunaan meja bundar juga dipilih sebagai simbol aliran mata angin dan positif.

Lucia menjelaskan, sebelum melakukan prosesi, mereka yang akan mengangkat makanan menggunakan sumpit harus mengucap "gong xi fa cai" yang berarti "selamat atas kekayaan Anda" dan "wan shi ru yi" yang berarti "semoga semua keinginan terpenuhi".

Pertama-tama, lemon akan diperas dan ditaburkan ke atas ikan salmon sambil mengatakan "da ji da li" atau yang artinya "keberuntungan dan kelancaran".

Setelah itu, akan ditaburkan bubuk merica. Merica sebagai lambang harapan mendapatkan lebih banyak hal-hal berharga. Jangan lupa untuk mengatakan "zhao cai jin bao" yang berarti "menarik kekayaan dan harta karun"

Kemudian tabur minyak ke seluruh bahan-bahan makanan, sambil meneriakan "yu ben wan li" atau "semoga keberuntungan kita bertambah berkali-kali lipat".

Bahan makanan Yusheng di acara malam tahun baru Imlek di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Kamis (15/2/2018) malam.KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Bahan makanan Yusheng di acara malam tahun baru Imlek di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Kamis (15/2/2018) malam.
Beberapa bahan makanan kemudian dicampurkan. Bahan-bahan tersebut memiliki arti-arti tersendiri yang penuh dengan harapan kehidupan yang lebih baik.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com