Kompas.com - 20/02/2018, 09:59 WIB

KOMPAS.com - Banyak orang berkata bahwa uang tak bisa membeli kebahagiaan. Walau begitu, menghasilkan sejumlah uang tertentu bisa menjadi kunci pemenuhan dan kepuasan yang lebih besar dalam hidup.

Sebuah riset terbaru mematahkan anggapan yang selama ini telah diyakini oleh sebagian besar orang tentang uang dan kebahagiaan.

Tetapi, berapakah penghasilan ideal seseorang agar ia merasa bahagia? Ternyata berbeda-beda tergantung pada lingkungan atau negara asalnya.

Untuk orang dari negara kaya, mayoritas menjawab penghasilan atau gaji yang besar, adalah faktor penting untuk kepuasan hidup. Namun, jawaban ideal tentang besaran gaji relatif sangat tinggi.

Penelitian dilakukan oleh sejumlah periset dari Purdue University di Indiana, AS, yang menganalisis hasil dari the Gallup World Poll, sebuah sampel survei perwakilan yang mengumpulkan data dari lebih dari 1,7 juta orang dari 164 negara di seluruh dunia.

Periset mencatat kesejahteraan emosional dan kepuasan hidup peserta dengan menganalisis daya beli dan jawaban yang mereka berikan pada pertanyaan yang berkaitan dengan kepuasan dan kesejahteraan.

Temuan ini kemudian dibandingkan dengan pendapatan tahunan individu untuk mengukur kebahagiaan mereka secara keseluruhan.

Baca :Uang Tak Bisa Beli Kebahagiaan, Cinta Bisa...

Wilayah dengan tingkat kepuasan gaji tertinggi adalah Australia dan Selandia Baru, dengan jumlah pemasukan yang dibutuhkan setiap tahun sebelum mencapai tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi mencapai rata-rata 125.000 dolar atau sekitar 1,6 miliar rupiah.

Sebagai perbandingan, wilayah dengan kepuasan pendapatan terendah adalah Amerika Latin dan Karibia.  Dengan penghiasilan sekitar 35.000 dolar atau sekitar 475 juta rupiah, mereka merasa sudah bahagia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.