Kompas.com - 20/02/2018, 16:00 WIB
Sikat dan pasta gigi. ThinkstockSikat dan pasta gigi.

KOMPAS.com - Perdebatan seputar perlu tidaknya membasahi sikat gigi terlebih dahulu sebelum menaruh pasta di bulu sikat mungkin sudah setua kehadiran kedua produk pembersih gigi dan mulut itu sendiri.

Mereka yang membasahi sikat gigi sebelum menggunakan pasta gigi menilai hal itu perlu agar buli sikat lembut sebelum digunakan.

Di sisi lain, ada pula yang membasahi sikat gigi setelah menaruh pasta gigi di atasnya untuk memastikan busanya keluar. Ada pula yang melakukan keduanya dan tidak melakukan keduanya.

Jawabannya, para dokter gigi mengatakan hal itu tak begitu penting selama kita menggosok gigi dengan baik dan benar.

"Aku tidak peduli yang mana. Tidak ada bukti konkret yang menyarankan bahwa salah satu kebiasaan lebih baik," ujar dokter gigi Luke Thorley.

Menurut dokter gigi Raha Sepehrara, sebaiknya kita tidak perlu membasahi sikat gigi terlebih dulu. "Ini bisa membuat pasta gigi cair dan mengurangi manfaatnya," kata dia.

Raha mengatakan daripada membasahi sikat gigi sebelum menggunakannya untuk membuatnya lebih halus, lebih baik kita memilih sikat dengan bulu yang lebih lembut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, jika kamu punya kebiasaan membasahi sikat gigi, baik sebelum maupun sesudah meletakkan pasta gigi, maka pastikan air yang digunakan tidak berlebihan.

Sikat gigi yang basah dan dibasahi pasta gigi akan mereduksi manfaat menyikat gigi.

Itulah mengapa mereka juga tak menyarankan kumur terlebih dahulu sebelum menyikat gigi karena akan mengurangi manfaat pasta gigi dan membuat kerja pasta gigi kurang efektif.

Itu artinya, tak perlu menggunakan mouthwash alias obat kumur setelah menyikat gigi. Hal itu akan lebih membahayakan dari pada membawa manfaat.

Lebih baik, pembersih mulut digunakan pada pertengahan hari saat kita tidak sempat menggosok gigi.

Kebiasaan membasahi sikat gigi sebelum dipakai pada dasarnya tak akan merusak gigimu.
Kamu bebas membasahi atau tidak sikat gigimu selama tidak membuat bulu sikatnya terlalu basah.

Gunakan sikat gigi dengan bulu yang lebih lembut jika sikat gigimu saat ini dianggap terlampau keras. Untuk menghindari bakteri yang tertinggal pada sikat gigi saat meninggalkan kamar mandi, tutup sikat gigi dengan helm sikat gigi dan secara rutin menggantinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.