Stres Melanda? Coba Redakan dengan Santap 8 Makanan Ini - Kompas.com

Stres Melanda? Coba Redakan dengan Santap 8 Makanan Ini

Kompas.com - 20/02/2018, 18:00 WIB
Ilustrasi makanan sehatthinkstock Ilustrasi makanan sehat

KOMPAS.com - Rasa lapar dan stres yang datang bersamaan bisa menjadi kombinasi yang berbahaya.

Kita mungkin akan melahap makanan sebanyak mungkin yang justru membuat kita kembali merasa lapar dan stres semakin menyerang.

Di sisi lain, kita bisa memilih makanan yang bisa membuat kita merasa rileks hingga stres mereda.

Setiap makanan yang kita konsumsi memiliki susunan bahan kimia, nutrisi, hormon, dan banyak lagi.

Jadi, beberapa makanan mungkin berkontribusi untuk memberikan ketenangan kepada kita. Namun, ada juga yang justru membuat kita merasa lebih stres.

Makanan bisa menjadi senjata ampuh untuk mengusir stres jika kita memilihnya dengan bijak.

Ada banyak pilihan makanan yang bisa membantu kita untuk mendapatkan perasaan santai dengan sehat.

Bila kalian merasa sangat stres, hampir tidak dapat berpikir, pertimbangkan salah satu dari delapan pilihan makanan ini untuk membantu pikiran agar merasa tenang.

1. Madu

Madu mengandung triptofan tingkat tinggi. Tripofan merupakan senyawa yang ampuh mengurangi kecemasan dan melemaskan saraf.

Kita bisa mengonsumsi madu dengan menambahkannya di atas yogurt, semangkuk buah, atau disajikan bersama roti bakar.

Dengan mengonsumsi makanan ini, dijamin stres akan menghilang.

Baca: Redakan Batuk dan Jerawat, Kenali Manfaat Alami Madu

2. Susu hangat

Sama halnya dengan madu, susu juga mengandung tripofan yang tinggi. Selain itu, susu juga mengandung kalsium yang bisa menimbulkan sensasi rileks.

Jika kita bukan penggemar susu hangat, coba campurkan sedikit susu di atas semangkuk sereal untuk camilan sebelum tidur.

Baca: Susu Kedelai Tak Berbahaya, Bahkan Amat Bergizi

3. Teh hijau

Teh hijau kaya akab L-theanine, yang merupakan bahan kimia yang telah terbukti bisa menghilangkan stres dan mendorong perasaan tenang.

Minum secangkir teh hijau tanpa kafein sebelum tidur adalah cara terbaik untuk melakukan relaksasi setelah hari yang panjang dan penuh tekanan.

Baca: Benarkah Rajin Minum Teh Hijau Bisa Menurunkan Kolesterol?

4. Cokelat

Cokelat telah lama dipercaya sebagai makanan yang bisa memperbaiki mood. Cokelat hitam memang mampu mengatur kadar kortisol, hormon yang bertanggung jawab terhadap rasa stres.

Selain itu, cokelat juga ampuh membantu menstabilkan metabolisme tubuh kita.

Baca: 5 Manfaat Cokelat Bagi Kesehatan

5. Kelapa

Sebuah riset di tahun 2010 dari Columbia University mengungkapkan, orang-orang yang minum air kelapa merasakan tekanan darah mereka turun.

Bahkan, mereka mengalami sedikit tekanan saat menyelesaikan tugas yang menantang.

Nah, sebagai alternatif penghilang stres, kalian bisa menambahkan kelapa di atas smoothie atau membuat kudapan yang mengandung kelapa. Ini bagus untuk kesehatan kita.

Baca: Apakah Makanan Organik Sudah Pasti Lebih Sehat?

6. Pisang

Pisang mengandung potasium dan magnesium yang mampu melemaskan otot tubuh. Selain itu, pisang juga menjadi makanan populer bagi para atlet usai latihan.

Buah ini juga mengandung triptofan, bahan kimia yang mampu memberikan sensasi rileks pada tubuh.

Baca: 6 Buah yang Memiliki Manfaat Lebih untuk Kesehatan

7. Beras cokelat

Menurut laman Good Relaxation, beras cokelat mengandung karbohidrat kompleks yang membantu melepaskan insulin dalam tubuh.

Selain itu, kandungan asam amino pada beras merah mampu mengobati insomnia dan menghasilkan hormon serotonin.

Hormon itu membuat kita merasa bahagia dan melatonin atau hormon yang membantu kita untuk tidur.

Kabar baiknya lagi, beras merah bisa kita kombinasikan dengan berbagai jenis makanan.

Baca: Benarkah Beras Cokelat Lebih Baik daripada Beras Putih?

8. Sayuran hijau

Sayuran hijau dan berdaun seperti bayam dan kangkung kaya akan kandungan folat, yaitu vitamin yang membantu tubuh memproduksi dopamin, bahan kimia di otak yang membuat kita merasa nyaman.

Sayuran hijau juga dapat memberi kontribusi pada kesehatan mental sehingga mereka benar-benar dapat membantu mengurangi risiko depresi.

Riset tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders menunjukkan, orang yang mengikuti diet tinggi folat cenderung tidak menunjukkan gejala depresi.


Baca: Cegah Dehidrasi Dengan Konsumsi 11 Sayur dan Buah Ini

 

Komentar
Close Ads X