Kompas.com - 22/02/2018, 15:53 WIB

Legal

Di negeri gingseng ini, tak ada konsekuensi hukum bagi mereka yang memperdagangkan atau pun menyantap daging anjing.

Padahal, bagi kebanyakan warga setempat daging anjing masih dianggap sebagai makanan yang menjijikkan seperti layaknya daging ular.

Di sisi lain, Kantor Berita AFP mewartakan, jumlah warga Korsel yang memelihara anjing sebagai hewan peliharaan pun kian bertambah.

Sehingga, tradisi memakan daging anjing pun kian memudar, terutama di kalangan generasi muda.

Data yang ada memperkirakan, ada dua juta anjing yang dibunuh setiap tahun, untuk dijadikan santapan.

Angka itu dirilis lembaga Animal Welfare Institute di Washington DC, Amerika Serikat.

Sementara The Humane Society International memperkirakan ada 30 juta anjing yang dibunuh setiap tahunnya di dunia, untuk dijadikan makanan.

Baca juga: Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar hingga Piring Makan (1)

Di sebagian wilayah Asia Timur, menyantap daging anjing sudah menjadi hal yang lazim selama berabad-abad.

Taiwan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.