Kompas.com - 26/02/2018, 18:13 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Semua orang memiliki masa lalu. Tapi, perlukah kita mengetahui cerita masa lalu kekasih kita dengan mantannya? Jika ya, apa yang perlu dan tak perlu diceritakan?

Seksolog sekaligus pakar hubungan, Dr Nikki Goldstein menjelaskan bahwa obrolan soal mantan kekasih bisa tak berdampak apa pun, tapi bisa juga menimbulkan rasa kurang nyaman dan sakit hati karena terungkitnya memori lama.

Sebelum kita menyelidiki lebih jauh tentang si mantan, kita harus bertanya pada diri sendiri apakah kita hanya penasaran, dan seberapa besar rasa penasaran tersebut.

Ini tergantung dari apa saja yang ingin kita ketahui. Goldstein mengatakan, beberapa orang ingin mengetahui semuanya, namun beberapa orang lainnya tidak mau tahu menahu sama sekali.

"Kecuali sesuatu terjadi pada hubungan kita dan apa yang kita ketahui bisa mengubah situasi, maka tidak semua hal perlu kita ketahui. Biar lah hal itu muncul secara alami dalam obrolan kita dan pasangan," katanya.

Di samping itu, kita juga perlu memilih kata-kata yang tepat dengan berhati-hati jika ingin menceritakan mantan kepada pasangan kita saat ini agar tak timbul kecemburuan atau argumen.

"Kita tidak perlu bilang: 'ini hal-hal yang pernah kulakukan dengan mantanku'. Tapi, kita juga tidak seharusnya menutupi hal-hal tersebut jika pasangan kita saat ini nyaman mendengarkannya," ujar Goldstein.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca juga: Suami Terbukti Selingkuh, Cerai atau Tidak?)

Terkadang, ada orang-orang yang senang "menyombongkan" masa lalu mereka hanya untuk menunjukkan bahwa mereka adalah seseorang yang diinginkan. Seolah mengatakan bahwa: "jika kamu tidak menginginkanku, aku bisa mendapatkan yang lain."

Goldstein menyarankan untuk menghindari anekdot yang tidak berkaitan dengan hubungan baru kita.

Jika pembicaraan soal mantan tiba-tiba muncul dalam sebuah obrolan, cukup katakan: "oh ya aku pernah kencan dengannya dulu sekali."

"Coba lah bicara lebih banyak soal hubunganmu sendiri dengan pasangan saat ini," kata dia.

Seseorang yang masih kerap membicarakan mantan mereka bisa menjadi tanda bahwa ia masih memikirkan mantan mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.