Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/02/2018, 10:16 WIB
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Perselingkuhan adalah masalah besar yang dalam banyak kasus, tidak ada penawarnya. Sakit hati, kecewa, atau merasa dikhianati sudah jadi dampak yang pasti ketika seseorang mengetahui kalau mereka diselingkuhi.

Hal ini berlaku bukan hanya untuk pasangan suami istri. Kadang, buah hati mereka yang mengetahui salah satu dari kedua orangtua selingkuh juga merasakan akibatnya. Apa dampaknya pada anak ketika mengetahui orangtua selingkuh? Bagaimana mengatasinya?

Sulit untuk mengetahui berapa banyak anak yang berada di tengah perselingkuhan orangtuanya. Perkiraannya berkisar antara 25 persen sampai 70 persen. Kadang para orangtua juga pandai menyembunyikan perselingkuhan dan konflik mereka di depan anak-anak.

Namun, menurut Huffington Post ada sekitar satu juta anak yang orangtuanya bercerai setiap tahun. Perselingkuhan cenderung menjadi salah satu faktor utama perpisahan suami istri terjadi.

Ditemukan juga bahwa dampak orangtua selingkuh bisa membuat anak mengalami syok, marah, gelisah, dan bahkan malu dengan lingkungan sekitar karena keluarganya berpisah.

Parahnya lagi, anak mungkin akan memiliki masalah dalam membangun kepercayaan, cinta dan kasih sayang dengan seseorang ke depannya nanti.

Baca juga : Suami Terbukti Selingkuh, Cerai atau Tidak?

Ana Nogales, seorang penulis buku perselingkuhan sekaligus psikolog klinis, mengatakan bahwa ada segelintir dampak yang dirasakan anak ketika orangtua selingkuh.

  • Ketika mendapati orangtua selingkuh, biasanya anak jadi sulit percaya pada orang lain. Mereka akan beranggapan bahwa orang yang mereka cintai bisa berbohong atau menyakiti mereka. Dikhawatirkan juga, mereka nantinya akan meyakini bahwa tidak ada pernikahan yang langgeng. Anak cenderung tidak percaya komitmen setia pada satu orang.
  • Jika orangtua selingkuh dan menyuruh anaknya ikut merahasiakan perbuatan tersebut, anak bisa mengalami beban mental yang luar biasa. Rasa bersalah, tekanan dari orangtua yang beselingkuh, dan rasa mengkhianati keluarga bisa membuat depresi serta kecemasan pada diri anak.
  • Anak yang tahu adanya kasus perselingkuhan orangtua mungkin jadi melihat bahwa pernikahan bukanlah janji yang sakral. Jadi, mereka bisa beranggapan bahwa kesetiaan itu tidak penting. Bahkan mungkin, anak akan bingung memahami apa arti mencintai seseorang, kesetiaan, dan pernikahan itu sendiri.
  • Siapa yang tidak marah bila dicurangi? Ya, inilah salah satu kemungkinan terbesar yang bisa berdampak pada anak. Emosi anak pun akan terbelah antara benci dan merindukan kepergian orangtuanya yang selingkuh.

Baca juga : Hai Lelaki, Pahamilah Apa Penyebab Wanita Selingkuh

Ilustrasi anak sedih karena orangtua bertengkarMukhina1 Ilustrasi anak sedih karena orangtua bertengkar
Dari sekian banyak kasus, banyak ditemukan anak yang orangtuanya selingkuh akhirnya mengembangkan gangguan perilaku.

Alih-alih menghadapi perasaan sedih, marah, atau bingung dengan keadaan keluarga, anak-anak bisa saja melampiaskannya ke aktivitas yang salah.

Anak bisa terjerumus dalam perilaku berisiko untuk berusaha mengalihkan rasa sedih mereka karena orangtua yang selingkuh.

Faktor di atas bisa terus berkembang sesuai kondisi dan pribadi anak-anak tersebut menyikapi perselingkuhan yang dikakukan orangtuanya.

Hal ini juga harus disesuaikan dengan kedewasaan dan seberapa mengerti anak tersebut soal selingkuh yang dilakukan orangtuanya. Berikut faktor-faktornya:

  • Bagaimana anak bisa mengetahui perselingkuhan tersebut.
  • Usia anak saat perselingkuhan terjadi.
  • Apakah selingkuhnya orangtua berujung pada perceraian.
  • Apakah orangtua memilih pergi dengan selingkuhannya dan meninggalkan anak.
  • Apakah anak secara tidak sengaja melihat orangtuanya selingkuh.
  • Bagaimana anak melihat sikap salah satu orangtua yang diselingkuhi.

Orangtua juga harus memikirkan anak atas perselingkuhan

Para peneliti menyarankan orangtua untuk peduli juga dengan dampak perselingkuhan ini pada anaknya.

Baca juga : 6 Pertanyaan Anak Saat Orangtua Bercerai

Coba tetap memberi perhatian pada anak agar mereka tidak merasa ditolak, terbuang, atau parahnya lagi anak mengira kalau ia adalah penyebab perselingkuhan terjadi.

Jika ada pertengkaran atau masalah lain akibat orangtua selingkuh, pasangan harus sama-sama minta maaf untuk kebaikan anak.

Jelaskan dan beri pengertian sesabar mungkin. Dengan pengertian yang jelas, niscaya anak perlahan mengerti tentang masalah ini.

Beri anak waktu dan ruang yang cukup untuk mengolah fakta serta emosi yang mereka rasakan. Jangan berharap bahwa anak akan langsung mengerti kondisi orangtuanya dan bisa memaafkan orangtua saat itu juga.

Proses berdamai dengan perselingkuhan orangtua bisa memakan waktu yang sangat lama, bahkan bertahun-tahun.

Akan tetapi, bagi orangtua kuncinya adalah tetap memberikan kasih sayang, perhatian, dan pendampingan bagi anak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.