Kesalahan Cuci Tangan yang Bikin Kita Gampang Tertular Penyakit

Kompas.com - 27/02/2018, 15:21 WIB
IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

KOMPAS.com - Cuci tangan adalah hal yang harus sering kita lakukan untuk menjaga kebersihan. Tapi, hati-hati dengan caramu mencuci tangan. Sebab, alih-alih membuat tangan bersih kebiasaan cuci tangan yang salah justru akan menimbulkan penyakit.

1.Kurang lama
Penelitian terbaru Michigan State University menemukan bahwa 95 persen orang kurang lama dalam mencuci tangannya sehingga tak efektif membunuh kuman penyakit.

Menurut Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), cucilah tangan setidaknya selama 20 detik menggunakan sabun dan air mengalir.

Menurut penelitian, rata-rata orang mencuci tangannya hanya selama enam detik. 15 persen laki-laki dan 7 persen perempuan bahkan tidak mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi.

2. Tidak mencuci sela jari

Tanganmu mungkin saja masih kotor jika hanya menaruh sabun di telapak tangan dan membilasnya.

"Kuman senang bersembunyi di bawah kuku jari dan di sela jari. Jadi kita harus membersihkannya dengan baik setiap cuci tangan," ujar Roshini Raj, MD dokter pusat medis New York University.

Pastikan membersihkan sela-sela jari dengan baik untuk menghilangkan kotoran dan mikroba yang tertinggal pada kulit.

3. Tidak mengeringkan tangan dengan baik
Rajin cuci tangan akan menjadi percuma jika kita tak mengeringkannya dengan sempurna. Kuman sangat senang tinggal dan berkembang di permukaan yang lembab.

Meninggalkan kamar mandi dengan tangan yang masih basah akan membuat mikroba berpindah dari permukaan lainnya yang akan kita sentuh setelah itu. Jika kamu bisa memilih antara tisu atau pengering tangan, gunakan tisu.

Pada penelitian yang dipublikasikan di Mayo Clinic pada 2012, para peneliti menganalisa kebiasaan mencuci tangan sejak 1970. Tisu kertas di toilet dianggap efektif untuk mengeringkan tangan dengan baik tanpa membiarkan kuman berhamburan.

Namun, jika kamu hanya menemukan pengering tangan, maka pastikan tanganmu benar-benar kering.

4. Hanya cuci tangan setelah menggunakan kamar mandi
Kuman berpotensi pindah ke tangan setiap kita memegang sesuatu yang berada di tempat publik. Oleh karena itu, Raj menyarankan kita secara berkala mencuci tangan dalam sehari. Terutama pada musim dingin dan flu.

Di saat cuci tangan tidak memungkinkan, pastikan selalu membawa hand sanitizer. Produk ini mengandung alkohol setidaknya 60 persen dan efektif membunuh segala jenis kuman.

5. Berpikir harus menggunakan air hangat
Air hangat maupun dingin sama efektifnya untuk membersihkan kuman pada tangan. Meskipun pada faktanya, air hangat lebih baik untuk kulit karena mereka lebih mudah dikeringkan.

Studi terbaru oleh para peneliti dari Vanderbilt University di Tennessee menemukan bahwa air dingin bisa mengurangi level bakteri sama seperti air hangat dan bisa mengeringkan dengan baik.

Para peneliti mencatat, air hangat terbukti membunuh bakteri pada suhu sekitar 212 derajat Fahrenheit untuk efektif mereduksi patogen.




Close Ads X