Kompas.com - 28/02/2018, 13:00 WIB
. iStockphoto/RobertHoetink.

KOMPAS.com - Ponsel pintar dan beragam sabak digital kini kian menjadi barang umum yang dapat dimiliki oleh semua kalangan. 

Kemajuan teknologi memungkinkan beragam gawai itu dapat dimiliki dengan harga yang relatif terjangkau.

Akibatnya, banyak orang mampu memiliki piranti tersebut, bahkan anak-anak dan kaum remaja.

Akses terhadap internet yang kian murah dan berkualitas pun terbuka. Membuat mereka yang memegang gawai bisa mengakses banyak hal -nyaris tanpa batas, termasuk pornografi dan seksualitas.

Baca juga: Pendidikan Seksualitas Bantu Anak Mampu Menolak Kekerasan

Salah satu perkembangan yang terlihat seiring dengan fenomena itu adalah aktivitas"sexting" alias berbagi pesan, gambar, dan video berbau seksualitas melalui gawai.

Hal itu pun dilakukan oleh kaum muda. Laporan terbaru yang dipublikasikan di JAMA Pediatric, menganalisa 39 studi dengan total 10.300 anak muda lintas gender di bawah usia 18 tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Studi tersebut mengungkap, "sexting" meningkat dan terkesan semakin "biasa" dilakukan pada beberapa tahun terakhir.

Meskipun mayoritas remaja tak terbuka tentang aktivitas ini, namun ada 15 persen yang mengaku pernah mengirimkan pesan terkait seksualitas, dan 27 persen pernah menerima "sexting".

Aktivitas semacam ini pun kian menjadi "lazim" seiring dengan bertambahnya usia para remaja menjadi kian dewasa. 

"Orangtua kini mendapatkan ancaman ganda, yakni memahami kerja dunia digital sambil harus pula mengarahkan perilaku seksual anak-anak remaja mereka."

Halaman:


Sumber Time
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.