Kompas.com - 02/03/2018, 10:51 WIB
Tas dari kantong semen Tas dari kantong semen

KOMPAS.com - Jika tas kulit keluaran rumah mode sudah jadi hal biasa, mungkin kamu tertarik dengan tas keren yang sebenarnya dibuat dari "sampah". Kini memang semakin banyak merek fashion menjual gaya yang unik dan di luar perkiraan kita.

Sebuah perusahaan Swiss menggunakan kantong semen Thailand dan mengubahnya menjadi item fashion yang trendi.

Gambar tas tersebut telah beredar luas di media sosial Thailand dan menjadi hiburan tersendiri bagi orang-orang lokal. Bagaimana tidak, logo yang biasa mereka temukan sebagai bahan bangunan kini telah menjelma sebagai item fashion yang kekinian.

"Teman saya di Jerman mengirimi saya foto-foto ini. Barang-barang tersebut terlihat sangat familiar," tulis salah satu pengguna akun facebook yang turut memposting foto tas tersebut.

"Kantung semen dari rumah kami (di Thailand) telah berubah menjadi produk yang dijual di mal perbelanjaan [Eropa]. Pelanggan menyukai ini dan menganggap tasnya sangat berkualitas."

Yang lain menanggapi dengan mengatakan bahwa ini adalah hal yang lucu. Bahkan, beberapa netizen berkelakar agar perusahaan semen tersebut seharusnya menuntut hak cipta merek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tas yang dikombinasikan dengan bahan kulit dari Italia ini dijual oleh perusahaan Swiss Elephbo yang mengklaim memiliki teknik ramah lingkungan dalam menciptakan produk fashionnya.

 

A backpack made for the urban ones Photo: @leegwapophotography Model: @diego.blam

A post shared by Elephbo (@elephbo) on Nov 7, 2017 at 8:06am PST

Dilansir dari laman resmi perusahaan tersebut, pihaknya mendaur ulang tas semen di Kamboja untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dan berkontribusi pada lingkungan dan kesempatan yang lebih baik bagi masyarakat lokal.

Tapi, meskipun ransel buatan mereka terlihat sederhana. Harga untuk satu tas kecil dibandrol hingga 191 poundsterling atau setara 3,6 juta rupiah.

Tas fungsional ini bukan satu-satunya item fashion yang mereka ciptakan. Perusahaan tersebut juga membuat dompet yang dibandrol dengan harga 68 poundsterling atau 1,2 juta rupiah, topi bisbol seharga 37 poundsterling atau 700.000 rupiah, atau bahkan celana olahraga seharga 191 poundsterling atau berkisar 3,6 juta rupiah yang semuanya terbuat dari kantong semen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X