Kompas.com - 09/03/2018, 07:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kesadaran banyak orang, pria dan wanita, akan kondisi kulit yang sehat, cerah, dan segar, terus meningkat. Untuk mendapatkan kulit yang flawless tersebut, banyak orang yang rajin melakukan perawatan kulit.

Namun, perawatan kulit dari dalam tak boleh disepelekan. Menurut dr Sherly Indriani, pengerusakan kulit terjadi pada lapisan kulit luar maupun dalam. Jika kita cuma melakukan perawatan kulit dari luar, yang dijangkau hanya lapisan kulit terluar saja.

"Kalau kita cuma pakai dari luar, hanya atasnya saja. Sedangkan tengah sampai bawah tidak sampai," ucap Sherly seusai peluncuran kampanye "Bring Out The Beauty Inside" oleh Natur-E di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Kerusakan kulit dari luar banyak disebabkan oleh polusi, asap kendaraan, dan sinar ultraviolet A dan B. Mencuci muka secara rutin dua kali sehari, penggunan tabir surya, krim pagi dan malam, serta pelembab dapat mencegah kerusakan kulit dari luar.

Pemerhati Kesehatan Kulit, dr Sherly Indriani dalam acaea yang digelar Natur-E di Jakarta,Kamis (8/3/2018).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Pemerhati Kesehatan Kulit, dr Sherly Indriani dalam acaea yang digelar Natur-E di Jakarta,Kamis (8/3/2018).
Sedangkan untuk kerusakan dari dalam dipengaruhi beberapa kondisi, seperti stres, kurang tidur, hingga kurangnya asupan nutrisi.

Konsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin E bisa membantu menyehatkan kulit. Vitamin E selain menyehatkan kulit, juga bermanfaat bagi kesehatan jantung, meningkatkan kesuburan, dan lainnya.

Kacang-kacangan menjadi salah satu yang memiliki kandungan vitamin E yang sangat besar. Sedangkan buah, hampir seluruhnya mengandung vitamin E.

Namun, makan buah dan sayur saja dianggap belum cukup. Sherly menjelaskan, sebuah penelitian menyebutkan bahwa buah dan sayur hanya memenuhi 25 persen kebutuhan kulit.

Sebab, ada sejumlah faktor yang memengaruhi. Misalnya faktor penyerapannya di usus, hingga metabolisme tubuh.

Dalam sehari, tubuh juga membutuhkan sekitar 120 Intra Unit (IU). Sedangkan buah dan sayur hanya menyumbang sekitar 10 hingga 12 IU.

Perawatan dari dalam berupa suplemen pun menjadi penting. Untuk produk suplemen kesehatan kulit Natur-E skin moisturizing, misalnya, mengandung 100 IU. "Jadi asupan suplemen mengisi gap antara kebutuhan dan yang kita makan," ucap Sherly.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X