Diet Andalan Presenter Oscar Turunkan Berat Badan sampai 12 Kg - Kompas.com

Diet Andalan Presenter Oscar Turunkan Berat Badan sampai 12 Kg

Kompas.com - 11/03/2018, 12:39 WIB
Presenter Jimmy Kimmel.Mens Health Presenter Jimmy Kimmel.

KOMPAS.com - Presenter televisi kenamaan yang tahun ini didapuk menjadi pembawa acara Oscar, Jimmy Kimmel, adalah pria yang sangat sibuk. Bukan hanya itu, pria yang rajin memasak untuk keluarganya ini juga mengaku sebagai pencinta makanan.

Dikutip dari situs Men's Health, semasa muda Kimmel hobi menikmati makanan berkalori tinggi seperti pasta, steak, hingga chicken wing dengan berbagai olahan. 

Dan sudah pasti kebiasaan buruk itu memengaruhi bobotnya. Bahkan, Kimmel pernah tidak ingin tahu berapa berat berat badannya. Hingga akhirnya pada tahun 2010, Kimmel terkejut dengan berat badannya yang mencapai 94 kilogram.

Beruntung, Dr. Oz menjadi bintang tamu dalam acara yang dibawakan Kimmel, Jimmy Kimmel Live.

Selama wawancara, Dr. Oz menyebut kebiasaan makan Kimmel buruk dan kurang berolahraga. Kimmel pun membalas dengan  lelucon. 

“Keesokan harinya dia menelfon saya dan berkata, ‘Saya khawatir tentang kamu, kamu masih muda, kamu harus menjaga diri sendiri.’ Saya seperti, ‘kamu tahu? Dr. Oz seharusnya tidak terlalu peduli dengan kesehatan saya daripada saya’,”katanya kepada Men's Journal.

Sejak saat itu, dia mulai serius memperhatikan kesehatannya. Selama 8 pekan berikut, makanan hariannya terdiri dari dua protein shake dan makan malam porsi kecil. 

Kemudian dia beralih ke diet ketat 2.000 kalori per hari. Dia melihat hasil yang cepat dan akhirnya kehilangan berat 12 kg yang selama ini dia bawa bertahun-tahun.

Dari situ, ia menemukan diet 5:2—sebuah metode puasa berselang yang juga disukai selebriti seperti Beyonce dan Benedict Cumberbatch.

Dia makan apapun yang dia suka lima hari dalam seminggu dan kemudian makan kurang dari 500 kalori dalam dua hari lainnya. Pada hari Senin dan Selasa—hari-hari di mana Kimmel membatasi makanannya—dia minum kopi dan makan acar, putih telur, apel, selai kacang, dan oatmeal.

Kendati bagi sebagian orang ekstrem, Kimmel mengaku bahwa metode diet ini memungkinkan dia memiliki berat stabil sebesar 82 kg, atau berkurang12 kg dari berat tertinggi yang pernah dimiliki.

Dia juga mengklaim bahwa mengikuti diet ketat ini membuat dia lebih menghargai makanan.

Meskipun diet ini berdampak positif bagi Kimmel, tapi menurut Jaclyn London, Direktur Nutrisi di Good Housekeeping Institute, diet semacam ini harus dihindari jika menderita diabetes, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, atau gangguan makan.

Jika kamu tidak mengalami kondisi semacam itu, London merekomendasikan untuk melakukannya tidak terlalu ketat, dan mengasup nutrisi tambahan berlebih selagi bisa dan juga menu makan malam lebih spesial.

“Kemudian berhenti dan makanlah sarapan pagi pada waktu yang biasa besok,” saran London.

Tentu saja, selalu konsultasi kepada dokter sebelum melakukan perubahan besar pada makanan.

Namun, di balik diet ketat Kimmel, obsesi dia terhadap makan terus berlanjut. Dia sering berbagi kreasi pancake dan makanan lain kepada para pengikutnya di media sosial. 

Tahun lalu, ia mengalihkan fokus kesehatannya sendiri kepada anaknya, Billy, yang terlahir dengan kondisi masalah jantung serius. Sudah jelas bahwa anak-anaknya—Billy, Jane, Kevin, dan Katie—adalah yang memotivasi Kimmel untuk tetap bugar.



Close Ads X