Kompas.com - 12/03/2018, 20:00 WIB
Ilustrasi rambut ubanan itman__47Ilustrasi rambut ubanan

4. Sakit

Orang yang pernah mengalami cedera kepala parah atau memiliki riwayat penyakit neurologis dan parkinson berisiko mengalami dematitis seboroik dan ketombe.

Ini disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang melemah.

Selain itu, mereka yang baru pulih dari stroke atau serangan jantung juga berisiko tinggi mengalami ketombe dibandingkan orang lain.

Kondisi kulit tertentu seperti eksim, memiliki kutu kepala, dermatitis seboroik dan psoriasis juga cenderung menyebabkan ketombe.

Baca: Masalah Ketombe? Cobalah Ramuan "Manjur" Masker Yoghurt dan Telur

5. Pakai produk perawatan rambut yang tak cocok

Beberapa orang memiliki kulit kepala yang lebih peka dibanding yang lain. Oleh karena itu, beberapa produk perawatan rambut tertentu dapat berakibat buruk bagi orang lain, terutama menyebabkan masalah ketombe.

Gel, foam, dan hairspray yang biasa digunakan untuk menata rambut mengandung banyak kimia dan membuat kepala menjadi gatal dan merah karena iritasi.

Selain itu, penggunaan produk penata rambut yang berkepanjangan dapat menyebabkan reaksi alergi yang kuat.

Baca: Hati-hati, Ketombe Bisa Muncul di Alis

Halaman:


Sumber healthtoad
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X