5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat - Kompas.com

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Kompas.com - 13/03/2018, 15:28 WIB
Ilustrasi kesepianChalabala Ilustrasi kesepian

KOMPAS.com - Hampir semua manusia pernah merasakan kesepian. Ternyata, kesepian yang berlebihan dan berlarut-larut akan memengaruhi kesehatan tubuh.

Oleh karena itu, kita harus pandai mencari cara untuk mengatasi kesepian dan hidup dengan lebih optimis. Namun, seperti apa cara terbaik yang ampuh mengatasi kesepian?

1. Jujurlah pada diri sendiri

Banyak orang yang secara naluriah mencoba lari dari kesepian. Mereka menyangkal bahwa mereka kesepian dan mencoba mengalihkannya dengan tidur seharian, menonton TV, dan serangkaian hal lainnya.

Menyibukkan diri tanpa menerima bahwa kita memang merasa kesepian tidak akan berhasil dilakukan. Mungkin berhasil, tapi hanya untuk sesaat, bukan sebagai solusi jangka panjang.

Kekosongan yang kita rasakan justru akan terus terasa jika terus menerus lari dan menyangkal. Studi yang ditulis oleh Ami Rokach menyatakan bahwa penerimaan dan refleksi diri menjadi salah satu cara untuk mengubah dampak negatif kesepian menjadi sesuatu yang lebih positif.

Apa yang perlu direfleksikan supaya bisa mengatasi kesepian? Di antaranya adalah penyebab merasa kesepian, misalnya karena orang-orang di sekitar kita tampak sedang bahagia sekali dan punya kesibukan masing-masing, sementara kita sedang merasa terpuruk.

Kemudian, cari tahu juga situasi atau waktu seperti apa yang biasanya memicu rasa kesepian. Contohnya ketika kita pulang dari sekolah, kampus, atau kantor dan tidak ada orang yang menyambut.

Dari situ, kita akan belajar untuk memperbaiki pandangan terhadap hidup kita dan pelan-pelan mengusir rasa kesepian dalam hati.

Baca juga : Apa yang Harus Dilakukan Saat Kesepian?

2. Sadarilah bahwa kesepian itu bisa dilawan

Saat merasa kesepian, tandanya ada sesuatu yang memicu ingatan kita akan perasaan menyakitkan, menakutkan, dan kehampaan yang membuat kita merasa sendirian.

Otak dirancang untuk memperhatikan rasa sakit dan bahaya, termasuk perasaan menakutkan dan menyakitkan. Oleh karena itu, saat merasa kesepian, otak mengirimkan sinyal yang membuatnya mendominasi perasaan kita.

Namun, kita harus segera tersadar bahwa pada dasarnya kesepian adalah kondisi emosi yang muncul dari dalam diri berdasarkan persepsi kita sendiri. Kesepian bisa kita lawan, jangan hanya ditunggu sampai keadaan membaik sendiri.

Baca juga : 6 Cara Hilangkan Kesepian Saat Depresi Melanda

3. Buat rencana untuk melawan kesepian

Setelah menerima dan menyadari segala hal tentang kesepian yang kita alami, sekarang saatnya membuat rencana untuk melawan dan mengatasi kesepian tersebut.

Kadang, obat untuk mengatasi kesepian itu sederhana. Misalnya duduk santai bersama keluarga atau teman sambil minum teh dan mengobrol soal kekhawatiran dan kegalauan saat ini.

Meskipun setiap hari Akita bertemu dengan anggota keluarga, mungkin yang kita butuhkan adalah waktu berkualitas bersama, tanpa gangguan sama sekali, untuk bisa mengusir kesepian.

Jika orang-orang terdekat tidak mendukung, cobalah untuk “melebarkan sayap”. Misalnya dengan bergabung di sebuah komunitas baru, ikut kursus keterampilan supaya bisa bertemu dengan orang-orang baru, atau curhat dengan terapis.

Baca juga : Dunia Menghadapi Epidemi Kesepian

4. Merawat binatang peliharaan

Beberapa penelitian menyatakan bahwa hewan peliharaan bisa menjadi teman yang menyenangkan untuk para penyendiri.

Sebuah studi yang dilakukan menemukan fakta bahwa memelihara seekor anjing dapat membantu seseorang mengurangi risiko kematian dini, terutama pada orang-orang yang hidup sendirian.

Orang-orang yang hidup sendirian ini merupakan kelompok orang yang paling berisiko mengalami kesepian yang dapat berujung pada masalah kesehatan tertentu.

Selain itu, penelitian lainnya juga menyebutkan bahwa pemilik hewan peliharaan memiliki keterampilan sosial dan komunikasi yang lebih baik. Selain itu, juga lebih aktif terlibat dalam kegiatan di masyarakat.

Sebuah studi tahun 2016 juga mengungkapkan bahwa orang dewasa yang merawat hewan peliharaan mengalami penurunan depresi dan mengalami perbaikan fungsi kognitif dalam waktu 8 minggu sejak awal percobaan.

Akan tetapi, perhatikan juga kemampuan masing-masing. Jangan sembarangan mengadopsi atau memelihara hewan hanya sebagai hiburan. Kita juga harus merawatnya, membesarkan, memberi makan, dan memenuhi segala kebutuhan hewan peliharaan itu.

Baca juga : Lucunya Hewan Peliharaan Bikin Kita Tak Kesepian dan Sehatkan Mental

5. Kurangi penggunaan media sosial

Sebuah studi yang diterbitkan di American Journal of Preventive Medicine menemukan bahwa pengguna media sosial sebenarnya membuat orang merasa lebih kesepian. Media sosial menciptakan kesan seolah kita menjalin relasi, tetapi sebenarnya justru sebaliknya.

Dalam buku Alone Together, psikolog sosial Sherry Turkle berpendapat adanya hiperkoneksivitas melalui media sosial yang membuat seseorang menjadi lebih terasing satu sama lain dalam kehidupan nyata.


Helena Backlund Wasling dari State University of New York Upstate Medical University di Sycaruse menyatakan bahwa kontak langsung dan tatap muka jauh lebih baik dilakukan daripada kontak di media sosial karena pada dasarnya manusia butuh sentuhan fisik agar merasa terhibur dan terhubung.

Baca juga : Orang-orang yang Aktif di Media Sosial Sebenarnya Kesepian

Sumber
Komentar
Close Ads X