Kompas.com - 13/03/2018, 22:00 WIB

KOMPAS.com - Serena Williams telah menjadi petenis nomor satu dunia dalam delapan kesempatan selama 15 tahun terakhir.

Di sepanjang karirnya, perempuan ini pun telah memenangi 39 gelar Grand Slam, yang 23 di antaranya merupakan gelar di nomor tunggal.

Fakta lain yang lebih memukau adalah, Serena menjadi satu-satunya pemain tenis yang pernah memenangi dua gelar Grand Slam, Wimbledon dan Australian terbuka, sebanyak masing-masing tujuh kali.

Bahkan, dia pernah memenangi sebuah gelar Grand Slam saat sedang hamil tiga bulan. Sungguh, sepertinya memang tak ada yang yang sanggup menghentikannya.

Baca juga: Nike Kyrie Core Toy Story, Sepatu Murah Kiri-Kanan Beda...

Nah, sekarang sosok Serena muncul dalam sebuah iklan terbaru Nike bertajuk ‘Until We All Win’. Sungguh, isi iklan itu sangat kuat dan menginspirasi.

Di dalam iklan itu, Serena seperti hendak menyarikan banyak kritik yang dilontarkan kepada di selama bertahun-tahun. Mulai dari kritik tentang potongan tubuh, hingga warna kulitnya.

Cuplikan aksi Serena di lapangan disuguhkan dalam iklan berdurasi 30 detik itu. Dia seperti ingin menjawab banyak penghinaan yang telah dilontarkan kepadanya selama ini.


"Aku tidak pernah menjadi wanita yang benar. Aku terlalu besar dan terlalu percaya diri. Menjadi masalah saat aku tidak tersenyum."

"Aku terlalu hitam untuk pakaian tenis yang putih. Aku terlalu termotivasi untuk menjadi ibu.  Tapi aku membuktikan berkali-kali, bahwa tidak ada cara yang salah untuk menjadi perempuan."

Baca juga: Nike Pro Hijab, Agar Perempuan Berhijab Semakin Gemar Olahraga

Kalimat dalam iklan itu mungkin terdengar sederhana, tetapi mampu menjadi sebuah inspirasi yang kuat. 

Bagaimana dia menuai kritik deras karena dianggap tak tersenyum sebanyak yang diharapkan publik. Atau, dianggap terlalu berfokus pada karir ketimbang memikirkan buah hatinya.

Iklan ini seperti ingin menuturkan, meskipun kita adalah salah satu atlet paling bersinar dalam sejarah dunia sekali pun, orang tetap akan menemukan sesuatu untuk dilemparkan kepada kita. Terlebih jika kita perempuan. 

Video singkat ini, seperti diberitakan laman dailyedge.ie, mampu memberikan "perlawanan" kepada beragam stereotype gender yang selama ini terlanjur mengakar kuat di tengah masyarakat. Khususnya bagi kaum perempuan... 

Baca juga : Nike React, Bantalan Ringan yang tidak Meredam Kecepatan Lari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.