Kompas.com - 14/03/2018, 22:00 WIB

Dengan uang pinjaman tersebut, dia lalu membuka toko yang bernama Victoria's Secret.

Tahun pertama, toko tersebut mampu meraup untung sebesar 500.000 dolar AS atau setara Rp 6,8 miliar.

Kemudian, dia membuat sebuah katalog, dan membuka tiga gerai lagi.

Namun saat menjalankan bisnisnya tersebut, Roy Ramond mengalami kebangkrutan.

Roy Ramond nampaknya lupa, bahwa dia seharusnya -juga, menjual pakaian dalam wanita untuk para wanita.

Selama menjalankan bisnisnya, dia hanya memasarkannya untuk pria.

Setelah lima tahun, dia mulai menjual Victoria's Secret kepada Leslie Wexmer dan The Limited seharga empat juta dolar AS atau setara dengan Rp 54 miliar.

Baca juga: Ingin Langsing Bak Model Victorias Secret? Lakukan Olahraga Ini

Tahun 1995, Victoria's Secret meluncurkan pertunjukan busana yang menampilkan supermodel, termasuk Helena Christiansen dan Tyra Banks.

Sejak saat itu juga, perusahaan pakaian dalam ini menjadi besar. Nilainya mencapai 1,9 miliar dollar AS, dengan jaringan 670 toko di seluruh Amerika Serikat.

Bangkrut

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.