Kompas.com - 15/03/2018, 11:19 WIB
Editor Wisnubrata

Secara keseluruhan konsep diet ini adalah alternatif yang baik untuk mengurangi asupan makanan olahan yang sudah semakin sering dikonsumsi zaman sekarang. Makanan olahan mengandung berbagai zat pengawet, gula, garam, dan bahan tambahan lainnya yang bisa berbahaya bagi tubuh jika terlalu banyak dikonsumsi.

Akan tetapi, diet primal berpotensi meningkatkan konsumsi lemak jenuh lebih tinggi. Asupan lemak jenuh yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol secara total.

Pembatasan biji-bijian dan kacang-kacangan dari diet primal ini juga mengurangi pilihan sumber serat, vitamin, dan mineral yang seharusnya bisa didapatkan oleh tubuh.

Pada akhirnya sehat atau tidaknya diet primal bagi tubuh tergantung pada masing-masing orang yang menjalankan diet ini.

Jika asupan dari sumber lemaknya bisa terkontrol, dan asupan serat, vitamin mineral dari kacang dan biji-bijian masih dapat terpenuhi, tentunya ini aman-aman saja untuk tubuh.

Baca juga : Simak, 6 Diet Layak Coba di Tahun 2018

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.