Kompas.com - 15/03/2018, 16:46 WIB

Beberapa orang ada yang mengalami penyakit ALS selama beberapa tahun. Pada akhirnya otot akan berhenti bekerja.

Penyakit ini disebut juga penyakit Lou Gehrig, dinamakan setelah pemain bisbol terkenal asal Amerika Serikat meninggal karena penyakit ALS ini.

Neuron motor mengendalikan semua gerakan refleks atau spontan di otot lengan, kaki, dan wajah. Neuron motor juga berfungsi memberitahu otot-otot untuk berkontraksi sehingga kita bisa berjalan, berlari, mengangkat benda ringan di sekitar, mengunyah dan menelan makanan, dan bahkan bernapas.

Tanda-tanda dan gejala ALS

Munculnya tanda dan gejala ALS biasanya bertahap sehingga pertama kali merasakan gejala, seseorang mungkin tidak menyadari keparahan kondisinya. Tanda-tanda dan gejala ALS adalah:

  • Otot salah satu lengan atau kaki melemah
  • Berbicara tidak jelas
  • Otot yang melemah perlahan menyebar ke kedua tangan dan kaki dan bagian tubuh lainnya
  • Otot punggung dan leher melemah, membuat kepala jadi tertunduk lemas
  • Kehilangan jaringan otot (atrophy)
  • Lidah berkedut
  • Lumpuh (tidak bisa bergerak, berbicara, makan dan menelan, serta bernapas)

Menurut Dr Lucie Bruijn, ahli medis mengira bahwa Hawking mampu bertahan hidup lama karena dia telah mempelajari penyakit ini lebih dulu dalam hidupnya. Namun, Dr Lucie Bruijn juga berkata bahwa teori ini belum terbukti.

"Tidak ada bukti nyata untuk itu. Orang bisa membayangkan bahwa jelas jika kalian lebih muda, tubuh kalian mampu mengatasi sesuatu yang mungkin tidak beres," paparnya.

Organisasi tersebut mengklaim bahwa kebanyakan orang didiagnosis menderita ALS pada usia antara 40 dan 70 tahun. Sementara itu, Hawking didiagnosis pada usia 21 tahun.

Ahli saraf dari Inggris juga sependapat dengan teori tersebut. Dalam artikel tentang Hawking yang dimuat dalam British Medical Journal 2002, Nigel Leigh seorang profesor neurologi klinis dari King's College berkata bahwa kelangsungan hidup pada pasien yang lebih muda dapat bertahan hingga bertahun-tahun bahkan sampai 10 tahun.

"Di antara orang-orang berusia 50-an dan 60-an, ada kemungkinan 50 persen bertahan selama 4 tahun. Ini benar-benar hal yang luar biasa berbeda jika kalian bisa bertahan hidup lama dengan penyakit ini, dan tidak ada yang tahu mengapa," tambahnya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber USA Today
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.