Kompas.com - 22/03/2018, 13:00 WIB
Starbucks ShutterstockStarbucks

JAKARTA, KOMPAS.com -  Tahukah kamu, untuk setiap pembelian air mineral di Starbucks, Rp 1.000 akan disumbangkan untuk pengadaan air bersih di daerah yang membutuhkan.

Ternyata, gerai kopi asal Amerika Serikat tersebut menggunakan donasinya untuk diberikan pada Planet Water Foundation untuk melaksanakan Project 24.

Project 24 adalah sebuah kegiatan Hari Air Sedunia untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi krisis air global dengan memobilisasi perusahaan dan warga untuk memberikan program pendidikan air bersih dan aman di 24 komunitas di lima negara dalam 24 jam. 

Salah satu bentuk konkritnya adalah membuka akses masyarakat terhadap air bersih dengan membangun AquaTower yang dapat mendukung kebutuhan air minum masyarakat sehari-hari hingga 1.000 orang per hari.

Untuk tahun ini, Starbucks memilih mengadakan di SD Negeri 2, Gelanggang, Kuang Wai, Lombok Timur, NTB.

Pemilihan daerah ini bukan tanpa alasan. Dikutip dari keterangan yang diterima Kompas.com, Desa Kuang Wai disebut terdampak dari industrialisasi dan polusi di pulau Lombok yang membuat sumur air tidak aman untuk diminum.

Anak-anak sekolah di daerah tersebut sering mengalami penyakit kulit dan gangguan pernafasan yang disebabkan oleh air yang terkontaminasi. Karena itu, Project 24 memilih kawasan ini agar masayarakat di tempat tersebut dapat menikmati air bersih.

Senior general manager, public relation dan komunikasi, Starbucks Indonesia, Andrea Siahaan, mengatakan kerjasama Starbucks dan Planet Water Foundation telah terjalin sejak 2011 dengan membangun 10 AquaTower di wilayah yang kesulitan mendapatkan air bersih seperti di Bekasi, Tangerang, Surabaya, Sumatra, Bali, hingga Lombok. 

“Melalui program yang berkelanjutan, Starbucks berkomitmen menyumbangkan Rp 1.000 ke Planet Water Foundation untuk setiap botol air mineral yang terjual di Starbucks untuk membangun AquaTower guna penyediaan akses air bersih,” katanya.

Selain itu, Starbucks bersama Planet Water Foundation juga memberikan pelatihan kepada masyarakat lokal berupa cara memelihara sistem filtrasi air yang mencakup dukungan selama lima tahun berupa pemantauan kualitas air dan program pendidikan kebersihan yang berkelanjutan untuk masyarakat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X