Kompas.com - 23/03/2018, 15:00 WIB
. Getty Images/iStockphoto.

KOMPAS.com - Sebagian besar dari kita tentu sering melihat urine yang berwarna keruh kekuningan, yang menandakan badan sedang mengalami dehidrasi

Namun, tak hanya kuning keruh, warna lain air seni juga dapat memberikan informasi tentang adanya kondisi kesehatan di dalam tubuh.

Tentu saja, gambaran penilaian dari warna-warna ini hanya akan menjadi garis besar. Semantara, dampak dan kondisi konkretnya amat bergantung pada individu per individu. 

Baca juga: 7 Penyebab Urine Berbau Tak Sedap

Berikut ini adalah gambaran tentang arti warna urine, seperti yang dikutip dari laman Dailystar.co.uk.

1. Warna jerami pucat

Ini adalah warna yang optimal dari air seni, tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dr Luke Powles dari Bupa Health Clinics, mengatakan kepada Cosmopolitan, jika warna air seni lebih terang dari warna "jerami pucat" atau cenderung menjadi bening, maka itu menandakan kita minum lebih banyak dari yang dibutuhkan.  

Baca juga: Tanda Dehidrasi Tak Cuma Haus

2. Kuning gelap/ jingga kekuningan

Biasanya, urine yang berwarna gelap menandakan banyaknya kekurangan cairan pada tubuh.

JIka air seni kita lebih dekat ke warna jingga kekuningan, itu menandakan tubuh membutuhkan tambahan air beberapa gelas lagi. 

3. Hijau

Warna ini mungkin amat jarang terjadi, tapi bukan tak mungkin ditemukan. Warna hijau pada air seni tak menandakan adanya bahaya.

Biasanya ini terjadi karena makanan yang kita konsumsi, seperti asparagus atau santapan dengan pewarna buatan. 

Baca juga: 3 Manfaat Mengejutkan Teh Hijau untuk Kehidupan Seks

Kendati demikian, warna hijau pada urine juga bisa akibat konsumsi obat-obatan atau pun penyakit genetik langka. 

4. Merah

Warna ini seperti ingin menunjukkan tanda bahaya. Tapi sebenarnya tidak selamanya begitu.

Warna merah pada air seni bisa terjadi juga karena konsumsi makanan, misalnya bit atau pun buah naga.

Dan, jika memang demikian, maka warna tersebut tak mengindikasikan sesuatu yang berbahaya.

Baca juga: Mengapa Warna Merah Dianggap Seksi?  

Namun, Dr Powles menambahkan, kadang warna merah itu berasal dari darah yang mengindikasikan adanya masalah kesehatan, antara lain, kandung kemih, ginjal, infeksi tertentu, hingga kanker. 

“Jika kondisi itu terjadi saat kita tak menyantap apa pun yang bisa menyebabkan warna itu, maka pergilah ke dokter untuk berkonsultasi," ungkap dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber dailystar
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.