Kompas.com - 26/03/2018, 05:15 WIB
Editor Wisnubrata

Saat stres tubuh melepaskan hormon kortisol. Kortisol membantu melawan peradangan dan penyakit. Namun pelepasan hormon secara konstan pada orang yang mengalami stres kronis ternyata dapat mengurangi kemampuan hormon tersebut.

Hal ini dapat mengakibatkan tubuh mengalami peradangan dan rentan terhadap penyakit. Jadi salah satu cara menjaga kesehatan tubuh yang tepat adalah dengan mengendalikan stres. Kita bisa coba lakukan latihan yoga atau meditasi untuk mengendalikan atau menghilangkan stres.

Baca juga : Ingin Kebal Stres? Adopsi 10 Kebiasaan Ini

7. Bersosialisasi dengan orang di sekitar

Rasa kesepian sering dikaitkan sebagai pemicu dari beberapa penyakit, terutama pada orang yang baru sembuh dari operasi jantung.

Penelitian yang diterbitkan dalam American Psychological Association menunjukkan bahwa isolasi sosial dapat meningkatkan stres, yang memperlambat respons kekebalan tubuh dan kemampuan menyembuhkan dengan cepat.

Baca juga: 5 Langkah Sederhana Belajar Mencintai Diri Sendiri

8. Menjaga kebersihan

Cara menjaga kesehatan lainnya adalah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkukan sekitar. Dengan begitu, kita terhindar dari serangan berbagai penyakit. Berikut adalah beberapa cara menjaga kebersihan yang baik:

  • Mandi setiap hari
  • Cuci tangan sebelum makan atau menyiapkan makanan dan setelah makan.
  • Cuci tangan sebelum memasukkan lensa kontak atau melakukan aktivitas lain yang membuat kita bersentuhan dengan mata atau mulut.
  • Cuci tangan selama 20 detik dan gosok di bawah kuku jari
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin.

9. Konsumsi probiotik

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengalami stres dan mendapat probiotik mengalami sakit dalam jangka waktu yang lebih sedikit.

Baca juga: 8 Makanan Sehat yang Mengandung Probiotik Tinggi

10. Hindari alkohol

Penelitian menunjukkan bahwa minum alkohol dapat merusak sel dendritik, yaitu komponen penting dari sistem kekebalan tubuh. Seiring berjalannya waktu, sering minum alkohol dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terserang infeksi bakteri dan virus.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam di Journal Clinical and Vaccine Immunology membandingkan sel dendritik dan respons sistem kekebalan tubuh pada tikus yang diberi alkohol dengan yang tidak diberi alkohol.

Alkohol menekan kekebalan pada tikus sampai tingkat yang berbeda-beda. Dokter mengatakan bahwa penelitian ini membantu menjelaskan mengapa vaksin kurang efektif untuk orang dengan kecanduan alkohol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.