Mengurangi Asupan Kalori untuk Tingkatkan Kualitas Tidur

Kompas.com - 27/03/2018, 09:47 WIB
Ilustrasi pembatasan kalori. ShutterstockIlustrasi pembatasan kalori.

KOMPAS.com -Makan tanpa dikontrol bukan hanya berdampak pada berat badan, tapi juga kualitas tidur. Menurut sebuah studi, membatasi asupan kalori bisa membantu kita memiliki tidur yang lebih  nyenyak.

Meskipun kita hanya mengurangi 15 persen saja kalori, manfaat tersebut masih bisa kita dapatkan.

Membatasi jumlah kalori dapat menurunkan laju metabolisme di malam hari yang pada akhirnya membuat kita memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Kualitas tidur yang baik inilah yang mampu membuat kita bersemangat menjalani hari keesokan hari.

Baca :Bagaimana Tidur 7 Sampai 8 Jam Sehari Memengaruhi Tubuh Kita?

Laman Hello Sehat melaporkan bahwa kebutuhan kalori wanita dewasa yang berusia16-30 tahun, pada umumnya berkisar antara 2,125 sampai 2,250 kalori per hari.

Sementara pria dewasa dengan rentang umur yang sama butuh lebih banyak lagi, yaitu 2625-2725 kalori per hari. Angka ini didasarkan pada rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kemenkes RI.

Dari penelitian di Amerika, terbukti bahwa mereka yang mengurangi kalori sekitar 15 persen dari rekomendasi harian, memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Salah satu indikator yang diukur dalam penelitian ini adalah penurunan stres seluler - kerusakan sel yang disebabkan oleh produk sampingan dari metabolisme - hingga 20 persen.

Stres oksidatif seluler ini merupakan salah satu tanda penuaan yang sudah lama diketahui. Leanne Redman, selaku pemimpin riset mengatakan bahwa penurunan konsumsi kalori juga mampu menurunkan tingkat metabolisme hingga 10 persen dalam pola tidur peserta riset, yang mampu meningkatkan kualitas tidur para peserta.

Meski penurunan stres oksidatif seluler hingga 20 persen adalah hal yang baik bagi manusia, sejauh ini belum terbukti bisa berdampak positif pada peningkatan usia.

Walau demikian, pembatasan kalori membutuhkan perencanaan pola makan yang benar. Jika dilakukan sembarangan bisa berpengaruh pada penurunan libido dan juga lebih gampang kedinginan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber DMarge

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X