Ragam Busana Batak Toba di Malam Pembukaan IFW 2018

Kompas.com - 29/03/2018, 07:51 WIB
Model memeragakan busana rancangan Ghea Pangabean dengan tema Spirit Of The Toba saat Indonesia Fashion Week 2018 di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (28/3/2018). Indonesia Fashion Week 2018 mengusung tema Cultural Identity dan fokus mengangkat fesyen dari tiga destinasi wisata terkenal di Indonesia, yaitu Danau Toba di tanah Batak, Borobudur di Jawa Tengah dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGModel memeragakan busana rancangan Ghea Pangabean dengan tema Spirit Of The Toba saat Indonesia Fashion Week 2018 di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (28/3/2018). Indonesia Fashion Week 2018 mengusung tema Cultural Identity dan fokus mengangkat fesyen dari tiga destinasi wisata terkenal di Indonesia, yaitu Danau Toba di tanah Batak, Borobudur di Jawa Tengah dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.
|
Editor Wisnubrata

"Menurut riset Bang Torang, kain tersebut harus dilestarikan sama yang muda-muda. Supaya kaum muda yang ada di kampung juga mau menggarap kain Ulos," tuturnya.

Keinginan untuk menjadikan kain Ulos menjadi busana modern juga disampaikan oleh Desainer Ghea Panggabean melalui koleksi busananya yang bertajuk 'Horas'.

Ciri khas etnik dan gaya bohemian Ghea juga dituangkan dalam koleksi ini. Dituangkan dalam busana bergaya 'mix and match' yang nyaman dan tak termakan waktu.

Selain menggunakan kain asli Ulos, Ghea juga menggunakan kain cetak Ulos dengan bahan seperti satin, chiffon, organza, dan jersey.

Meski membawa pesan modern, namun ciri khas Tanah Batak tetap tergambar tegas dalam koleksi busana Ghea lewat motif yang disuguhkan.

"Motif yang diangkat di antaranya motif Ulos Pucca, Sadum, Jugja, Ragi Idup, dan juga yang sangat menonjol motif Gorga yang banyak terdapat pada kain maupun rumah-rumah adat Batak. (Gorga) memiliki arti proteksi atau perlindungan," kata Ghea.

Model memeragakan busana rancangan Anna Budiman dengan tema Les Femmes Samosir saat Indonesia Fashion Week 2018 di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (28/3/2018). Indonesia Fashion Week 2018 mengusung tema Cultural Identity dan fokus mengangkat fesyen dari tiga destinasi wisata terkenal di Indonesia, yaitu Danau Toba di tanah Batak, Borobudur di Jawa Tengah dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Model memeragakan busana rancangan Anna Budiman dengan tema Les Femmes Samosir saat Indonesia Fashion Week 2018 di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (28/3/2018). Indonesia Fashion Week 2018 mengusung tema Cultural Identity dan fokus mengangkat fesyen dari tiga destinasi wisata terkenal di Indonesia, yaitu Danau Toba di tanah Batak, Borobudur di Jawa Tengah dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.
k hanya itu, sederet desainer ternama lainnya juga menyuguhkan koleksi busana bertema Tanah Batak yang amat cantik dan memanjakan mata.

Di antaranya desainer Ida Royani, Corrie Kastubi, Defrico Audy, Ariy Arka, Torang Sitorus, dan Sikie Purnomo.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X