Kompas.com - 11/04/2018, 06:00 WIB

2. Berpura-puralah untuk berbahagia

Percaya atau tidak, berpura-pura bahagia -meskipun dalam hati bersedih- dapat membuat perbedaan besar.

Berdasarkan riset 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Behaviour Therapy and Experimental Psychiatry, meniru gaya hidup seseorang yang bahagia dapat membuat kita juga merasakan kebahagiaan tersebut.

Baca: Struktur Otak Juga Pengaruhi Bahagia Tidaknya Kita

3. Tersenyum

Memaksakan diri untuk tersenyum sebenarnya bisa memiliki efek menguntungkan pada kondisi emosional kita.

lmuwan psikologi dari University of Kansas melakukan penelitian, di mana mereka menilai dampak dari tersenyum pada keadaan fisik dan mental seseorang.

Riset menemukan, tersenyum membantu menurunkan detak jantung saat melalui hal yang membuat tertekan.

"Lain kali saat kalian terjebak dalam kemacetan atau mengalami beberapa jenis stres lainnya, cobalah untuk menahan marah sambil tersenyum," demikian saran Sarah Presman, salah satu peneliti dalam riset ini.

Menurut Sarah, tersenyum tidak hanya memberi manfaat secara psikolgois, tetapi itu juga bisa membantu kesehatan jantung kita.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.