Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/04/2018, 13:32 WIB
Nabilla Tashandra,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Memilih foundation make up bisa menjadi sesuatu hal yang rumit. Apalagi saat kita masuk ke pusat perbelanjaan, di mana gerai merek make up berjajar dan membuat kita semakin pusing.

Untuk foundation saja, mungkin masih banyak yang belum tahu apakah lebih perlu membeli foundation batang atau cair. Begitu pula dengan warna dan mereknya.

Makeup artist Liz Olivier berbagi tips tentang masalah ini.

1. Memilih warna

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih tiga warna foundation yang paling dekat dengan kulit kita. Lalu cobalah aplikasikan sedikit pada kulit di antara rahang dan leher.

Biarkan beberapa menit agar foundation yang diaplikasikan tersebut teroksidasi.

"Warna yang paling meresap ke kulitmu, berarti itulah yang paling tepat," ujar Olivier.

Baca juga: Tinted Moisturizer atau Foundation, Mana yang Lebih Baik?

2. Bahan dasar

Bahan dasar foundation, apakah minyak atau air, memberikan dampak berbeda tergantung dengan tipe kulit kita.

Jika kulit kita kering dan secara rutin menggunakan hydration-boosting moisturizer, foundation berbasis minyak mungkin lebih sesuai.

"Jenis ini sesuai untuk mereka yang punya kulit kering. Sebab minyak mampu melembapkan kulit saat diaplikasikan," kata dia.

Sebaliknya, jika kondisi kulit normal cenderung berminyak, Olivier menyarankan penggunaan foundation berbasis air dan bebas minyak.

"Karena foundation tipe ini mencegah kulit menjadi 'cakey' atau terlalu mengkilap," ujar dia.

3. Kenali undertone kulit

Seringkali kita melihat foundation seseorang luntur dengan keringat sehingga make up-nya terlihat 'bolong-bolong'.

Hal itu terjadi karena pemilihan foundation yang tidak sesuai undertone kulit, apakah tergolong dingin (cool) atau hangat (warm).

Untuk mengetahuinya, Olivier merekomendasikan pengecekan pembuluh nadi di pergelangan tangan.

Baca juga: Perhatikan Rona Wajah Saat Memilih Foundation

Jika tampak berwarna biru atau ungu, maka warna undertone kulitmu adalah cool. Artinya kulit kita memiliki warna kebiruan, pink, atau merah.

Sementara, jika warna pembuluh nadimu hijau, maka warna undertone kulitmu adalah warm atau lebih kepada kuning atau emas.

Bagaimana jika warna nadinya campuran keduanya? Maka undertone kulitmu adalah netral.

Beberapa merek kosmetik memiliki daftar undertone sendiri, sehingga akan memudahkanmu untuk memilih.

4. Tingkat keawetan

Tingkat keawetan foundation juga perlu menjadi pertimbangan jika kamu memiliki aktivitas harian yang padat.

Bahkan, jika kamu adalah atlet atau orang-orang yang memiliki banyak aktivitas fisik, maka kamu harus mencari foundation yang memiliki ketahanan hingga 24 jam.

5. SPF

Kandungan sun protection factor (SPF) dalam foundation juga bisa menjadi pertimbangan lainnya.

Terutama jika kamu memiliki banyak aktivitas luar ruangan sehingga membutuhkan perlindungan lebih dari sinar ultraviolet.

6. Formula

Pilihlah foundation dengan formula yang bisa memberikanmu banyak keuntungan. Jika tidak cocok dengan foundation, maka loose powder bisa menjadi pilihan dan cenderung lebih ringan untuk kulit normal dan berminyak.

Sementara foundation tipe liquid, cenderung lebih mudah bercampur dan memiliki hasil yang bervariasi. Artinya, kita bisa membubuhkannya sebanyak yang kita inginkan untuk coverage lebih.

Baca juga: Kesalahan Make Up yang Bikin Penampilan Terlihat Tua

Sama seperti penggunaan foundation batang, bentuk kemasan foundation yang kecil akan mudah dibawa ke mana-mana.

7. Hasil akhir

Hasil akhir foundation menentukan tahapan make up lainnya yang akan kamu lakukan.

Hasil akhir dengan formula super-matte atau semi-matte tak akan memberikan kesan mengkilap di kulit dan bisa dipadukan dengan bronzer, hingga eyeshadow.

Jika menginginkan hasil yang lebih berkilau, cobalah memberikan pulasan gel blush dan creamy concealer.

Sementara, untuk hasil yang lebih dewy, pilihlah foundation dengan hasil yang lembut dan bisa dikombinasikan sempurna dengan glossy highlighter, dan warna-warna pearlescent atau holographic.

8. Daya tutup (coverage)

Mempertimbangkan coverage alias daya tutup foundation, berarti juga mempertimbangkan foundation yang mampu mencerahkan kulit, menyamarkan titik hitam di wajah dan memberikan dasar make up yang baik.

Tapi, ada pula yang lebih menginginkan tampilan yang natural. Untuk lebih natural, pilihlah blemish balm cream ketimbang foundation.

Olivier menambahkan, untuk bisa mengatur tingkat daya tutupnya, pilihlah foundation berbasis air atau yang mengandung silikon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com