Kaka Slank Putuskan Jadi Vegan, Apa Manfaatnya? - Kompas.com

Kaka Slank Putuskan Jadi Vegan, Apa Manfaatnya?

Kompas.com - 15/04/2018, 09:08 WIB
Kaka Slank putuskan menjadi veganKOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Kaka Slank putuskan menjadi vegan

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak banyak yang tahu kalau ternyata vokalis grup band Slank, Kaka, kini menjadi vegan.

Gaya hidup sehat ini mulai dilakukan Kaka sejak 10 Maret 2018, tepatnya saat dia ulang tahun. Pria bernama lengkap Akhadi Wira Satriaji ini sebenarnya sudah sejak lama berhenti mengonsumsi daging sapi dan ayam, dan hanya mengonsumsi ikan.

Tapi Kaka kemudian merasakan ironi dan ada pertentangan dengan hobinya sebagi penyelam.

Gue suka nyelam dan foto-foto ikan di dalam air, tapi sorenya gue bakar, kan agak ironi,” cerita Kaka kepada Kompas Lifestyle, di acara Vegan Festival, Neo Soho, Jakarta, Sabtu (14/4/2018).

Berangkat dari itu, Kaka pun memutuskan menjadi vegan, di mana ia tidak mengonsumsi daging jenis apa pun, dan hanya mengonsumsi sayur-sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, umbi-umbian, dan buah-buahan.

Kaka bercerita awalnya sempat merasa pesimis dengan gaya hidup vegan karena sering disebut sulit—terutama bagi orang-orang di luar vegan—seperti mencari bahan makanan hingga tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan. 

Tapi saat dijalankan, Kaka justru sama sekali tak menemui kesulitan seperti yang dibayangkan.

Bahan-bahan makanan vegan, kata Kaka, mudah didapatkan dan ada di kehidupan sehari-hari.

“Kalau gue seringnya makan salad, tempe, sayur-sayuran, dan semua dimasakin istri,” kata Kaka.

Dia bercerita, sang istri, Natashca Oking, mendukung penuh gaya hidup Kaka saat ini. Meskipun perempuan yang dinikahi pada 2002 silam itu belum sepenuhnya vegan, Natascha tak pernah kesulitan karena gaya hidupnya pun sudah menghindari daging sapi atau ayam.

Personel Slank tak masalah

Para personel Slank diakui tak heran dengan keputusan Kaka menjadi vegan. Sebab pria beranak tiga ini memang acap kali membuat perubahan-perubahan, mulai dari olahraga, hingga kini menjadi vegan. 

Band Slank menggelar pertunjukan kecil untuk merayakan ulang tahun vokalisnya, Kaka (kanan), di Markas Slank di Gang Potlot, Duren Tiga, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017).KOMPAS.COM/TRI SUSANTO SETIAWAN Band Slank menggelar pertunjukan kecil untuk merayakan ulang tahun vokalisnya, Kaka (kanan), di Markas Slank di Gang Potlot, Duren Tiga, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017).
Kaka mengakui masih ada sedikit candaan dan godaan soal makan daging dari teman-temannya jika makan dalam satu momen, namun dia tetap konsisten.

Dia mulai mengubah semua sajian yang berbahan produk hewani untuk dirinya saat manggung. Seperti susu sapi diganti susu kedelai, kemudian roti diganti makan rebusan pisang, ubi, kacang-kacangan dan lain-lain.

Saat makan bersama para personel Slank pun, Kaka meminta untuk disisihkan semua produk hewani yang ada dalam makanan.

“Karena gue termasuk orang yang enggak freak banget sama makanan, jadi santai aja sih untuk ngejalaninnya,” ungkap Kaka.

Manfaat vegan

Kehidupan menjadi vegan ternyata memiliki dampak positif ke hidupnya. Sebagai vokalis dan anggota band, jadwal Kaka cukup padat. Dia acapkali manggung dengan jadwal berhimpitan.

Nah, Kaka mengakui kehidupannya menjadi vegan justru membuatnya lebih enerjik, dan mudah mengembalikan tenaga.

“Tenggorokan juga jadi lebih enak, enggak ada yang ngeganjel gitu,” kata Kaka.

Tak hanya itu, stamina Kaka pun diakui lebih besar. Dia tak mudah lelah, dan keesokan harinya bisa beraktivitas seperti biasa.

“Biasanya itu kalau habis manggung, sehari setelahnya gue males ngapa-ngapain, nah ini enggak kerasa apa-apa, beda,” kata Kaka yang baru manggung di Batam. 



Close Ads X