Alasan Suami yang Tak Mau Pakai Cincin Kawin

Kompas.com - 16/04/2018, 11:32 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

KOMPAS.com - Cincin kawin bagi sebagian besar pasangan dianggap sebagai lambang cinta, simbol ikatan dan juga komitmen. Walau begitu, banyak pria yang sudah menikah malas mengenakan cincin kawin di jari manisnya.

Sebelum Anda marah dan menuduh suami macam-macam karena meninggalkan cincin kawinnya di rumah, ketahui dulu alasan tersering mereka melakukannya.

- Tak suka pakai perhiasan
Sebagian besar pria memang tak suka pakai perhiasan, karenanya mereka akan merasa tidak pede memakai cincin emas di jarinya.

- Tidak muat
Banyak orang yang makin gemuk setelah menikah, jadi wajar saja kalau cincin kawinnya akan terasa sesak dipakai.

- Terlalu berkilau
Kaum wanita memang bersahabat dengan perhiasan, tapi tidak dengan pria. Apalagi kalau perhiasan itu terlalu berkilau dengan batu permata. Sebenarnya hal ini bisa disiasati dengan memilih cincin kawin yang modelnya minimalis untuk pihak suami.

- Mengganggu pekerjaan
Jika suami Anda memang bekerja di bidang pertambangan, konstruksi, atau pun bengkel, tentu memakai cincin kawin saat bekerja justru bisa merusak atau berpotensi menghilangkannya.

- Tidak butuh pengakuan
Ada sebagian pria yang merasa tidak perlu membuat "pengumuman" bentuk komitmen mereka dengan cincin. Banyak juga pria yang merasa upacara akad nikah atau pernikahan itu sendiri lebih dari bukti akan komitmen mereka.

Meski begitu, memang ada juga pria menikah yang ingin menyembunyikan status mereka. Dalam hal ini, seorang istri biasanya cukup bisa membedakannya.

Walau seorang suami tidak memakai cincin kawinnya, tapi jika bahasa tubuh dan sikapnya menunjukkan perhatian dan cinta yang besar pada pasangannya, sebenarnya itu sudah cukup.



Sumber Your Tango
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X