Kompas.com - 20/04/2018, 11:11 WIB
|
Editor Wisnubrata

"Kalau pakai cahaya kuning otomatis tidak terlalu appetizing," tuturnya.

Namun, warna-warna yang cenderung lebih hangat bisa digunakan untuk beberapa jenis minuman, seperti kopi.

2. Angle objek

Selain pencahayaan, komposisi menjadi penting. Misalnya saat kita makan makanan dengan salmon. Maka salmon tersebut harus menjadi objek yang paling ditonjolkan.

Tak hanya menunjukkan makanan, latar belakang objek juga dinilai penting.

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
"Harus bisa capture supaya salmonnya kelihatan menggiurkan. Ada background, foreground. Ada daun, misalnya," kata Jiewa.

Namun, sudut pengambilan gambar berbeda untuk setiap jenis makanan.

Misalnya, pizza. Karena memiliki permukaan yang datar dengan toping yang menarik maka pengambilan gambar dari atas lebih umum dilakukan.

Namun, untuk mengambil foto minuman, misalnya frappe, maka angle dari atas kurang cocok.

Menurutnya, frappe akan lebih menarik jika diambil dari arah samping. Sebab angle dari samping bisa secara detail memperlihatkan lapisan minuman sehingga nampak lebih menggiurkan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.