Kompas.com - 23/04/2018, 09:46 WIB

Signal yang dikirimkan ginjal ke otak memerintahkan pelepasan hormon anti-diuretic saat tubuh dirasa membutuhkan penghematan air.

Nah, soda diet bertindak bak kafein pada beragam produk soda, yang lalu mengganggu proses pengiriman sinyal tersebut. 

Tubuh menjadi menahan lebih sedikit air, dan mendorong kita untuk terus buang air kecil. 

3. Risiko serangan jantung

Hanya dibutuhkan satu kaleng soda diet, dan risiko serangan jantung pun langsung muncul. 

Seperti hasil penelitian dari University of Miami, yang mengungkap, rutin meminum soda diet dapat memicu kemungkinan serangan jantung secara signifikan. 

14. Kulit dan otot jadi "layu"

Diyakini asam fosfat yang digunakan pada sebagian besar soda diet -tidak apa-apa untuk diminum secukupnya-, tetapi jika menenggak minuman keras setelahnya, dapat mendatangkan implikasi kronis.

Asam fosfat dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi dalam tubuh.

Secara berlebihan, ini dapat mencegah kulit dan otot mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Baca juga: 6 Makanan Buat Vegan yang Mau Membentuk Otot

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.