Kompas.com - 24/04/2018, 20:30 WIB

Hypnobirthing terkenal berkat karya Dr Grantley Dick-Reid, seorang dokter kandungan Inggris, yang menerbitkan bukunya, Childbirth Without Fear, pada tahun 1933.

Dia berhipotesis, ketika seorang wanita takut selama persalinan, darah dan oksigen dialihkan dari rahim, dan karena itu, rasa takut dan ketegangan menyebabkan rasa sakit.

Sebagai perbandingan, ketika seorang wanita tetap tenang, otot rahim rileks dan tubuh menghasilkan oksitosin dan endorfin, yang merupakan penghilang rasa sakit alami.

Para ahli mengklaim itu dapat membantu mengurangi rasa sakit, mendorong tahap pertama persalinan lebih pendek dan lebih sedikit rasa takut dan kecemasan setelah kelahiran.

Para ahli mengklaim itu dapat membantu mengurangi rasa sakit, memperpendek tahap pertama persalinan dan mengurangi rasa takut dan kecemasan setelah kelahiran.

Hypnobirthing adalah kombinasi pernapasan, relaksasi yang mendalam, dan teknik visualisasi yang digunakan bersama pemikiran dan bahasa positif.

Baca juga: Dalam Kondisi Bugar, Kate Middleton Tunjukkan Anak Ketiganya

Pada dasarnya, elemen yang paling penting adalah mendidik wanita sehingga mereka dapat memahami fisiologi kelahiran.

Hasilnya, para wanita mampu melepaskan rasa takut, meningkatkan rasa percaya diri dan kekuatannya.

Meskipun hypnobirthing dianggap mengurangi jumlah rasa sakit yang dialami wanita selama persalinan, teknik ini tidak selalu menggantikan kebutuhan untuk menghilangkan rasa sakit.

Teknik ini juga dapat digunakan bersama apa pun yang mungkin ditawarkan oleh rumah sakit, mulai dari gas dan udara hingga epidural.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.