Kompas.com - 26/04/2018, 17:00 WIB

KOMPAS.com — Melepas penat dengan menenggak anggur merah ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan.

Sebab, mengonsumsi anggur merah ternyata bisa sangat berbahaya bagi tubuh, khususnya bagi kesehatan kulit.

Meskipun ada banyak penelitian untuk mengungkap manfaat kesehatan dari menenggak anggur merah, nyatanya meminumnya secara berlebihan justru meningkatkan risiko demensia  dan menyebabkan peradangan.

Ahli penyakit dalam, Mark Menolascino, juga berpendapat, konsumsi anggur merah berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker, depresi, dan penyakit jantung.

Baca juga: Minum Anggur Merah Tingkatkan Kesuburan?

Parahnya, dokter naturopati atau ahli pengobatan alami bernama Isabel Sharkar menyebut anggur merah sebagai minuman terburuk untuk kulit daripada semua jenis alkohol lainnya.

Jus anggur yang difermentasi tanpa filter, menurut Isabel Sharkar, dapat berdampak negatif pada kulit, terutama jika kita memiliki kondisi seperti rosacea atau kondisi yang menyebabkan benjolan kemerahan pada kulit.

Selain itu, anggur merah cenderung menyebabkan kulit kemerahan, dan jerawat.

Alkohol adalah vasodilator, yang berarti membuka pembuluh darah—yang membuat kulit kemerahan dan bengkak.

Gula dalam minuman alkohol lainnya juga sama buruknya bagi kesehatan karena menjadi penyebab utama peradangan.

Karena itu, koktail, yang biasanya dicampur alkohol dan ditambah dengan zat pemanis seperti sirup atau jus, juga berefek negatif pada kulit.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.