Kompas.com - 03/05/2018, 10:25 WIB
Ilustrasi teh herbal AlexRathsIlustrasi teh herbal
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Saat terkena penyakit asam lambung, kita perlu mengatur pola makan sebaik mungkin.

Sebab, salah memilih makanan bisa membuat gejala asam lambung kian kambuh, seperti batuk, mual, atau sakit tenggorokan.

Tidak hanya memilih jenis makanan, kita juga perlu tahu minuman apa saja yang boleh dan yang perlu dibatasi agar asam lambung tidak naik.

Kabar baiknya, ada beberapa minuman yang aman dan ampuh meredakan gejala asam lambung.

Namun, sebaiknya kita tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan kondisi kesehatan.

1. Teh herbal

Kalau merasa asam lambung sedang naik, coba redakan gejalanya dengan minum teh herbal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Teh herbal dapat membantu memperlancar sistem pencernaan dan meredakan rasa mual. Perlu dicatat bahwa tidak semua teh herbal boleh dikonsumsi.

Pilih teh herbal yang bebas kafein, seperti teh chamomile dan licorice. Teh licorice alias akar manis bermanfaat untuk meningkatkan lapisan lendir di esofagus sehingga terlindungi dari iritasi akibat asam lambung.

Cara penyajiannya cukup mudah. Seduh satu sendok teh herbal ke dalam satu cangkir air panas, lalu diamkan selama 5 sampai 10 menit.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, minum dua sampai empat cangkir teh herbal sambil beristirahat.

Jenis teh herbal yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita asam lambung adalah teh dari daun peppermint.

Ini karena peppermint dapat memicu refluks asam lambung bagi beberapa orang yang sistem pencernaannya cenderung sensitif.

Meski demikian, tetap konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk minum teh herbal.

Baca juga : Dari 5 Jenis Teh Ini, Mana yang Paling Sehat?

2. Susu rendah lemak atau susu skim

Susu sapi umumnya tidak dianjurkan untuk penderita asam lambung. Ini karena susu sapi mengandung tinggi lemak sehingga lebih sulit dicerna.

Selain itu, kandungan lemak dalam susu sapi juga dapat melunakkan katup atau sfingter esofagus dan membuka jalan bagi asam lambung untuk naik ke kerongkongan.

Kalau Anda ingin tetap minum susu, maka pilihlah susu rendah lemak atau susu skim agar lebih mudah dicerna.

Dengan begitu, katup kerongkongan (sfingter esofagus) akan tetap aman saat menahan asam lambung naik.

Baca juga : Mana yang Lebih Sehat: Susu Rendah Lemak atau Berlemak?

3. Susu nabati

Susu nabati adalah salah satu minuman yang baik dikonsumsi penderita asam lambung.

Jenis yang bisa kita pilih di antaranya adalah susu kedelai, susu almond, dan susu kacang mede. Nah, kini tinggal pilih mana yang kamu suka.

Susu almond, contohnya, mengandung sifat basa yang membantu menetralkan cairan asam lambung dan meredakan gejalanya.

Sementara itu, dilansir dari laman Healthline, susu kedelai dinilai sebagai minuman untuk asam lambung yang paling aman.

Pasalnya, susu kedelai mengandung lebih sedikit lemak dibandingkan jenis susu lainnya sehingga dapat mencegah naiknya asam lambung.

Ilustrasi jus buah bitzeleno Ilustrasi jus buah bit
4. Jus

Buah-buahan sitrus seperti jeruk, nanas, atau apel sangat tidak dianjurkan untuk penderita asam lambung. Pasalnya, kandungan asam pada buah-buahan tersebut dapat membuat asam lambung naik.

Namun, ini bukan berarti kita lantas tak bisa mengonsumsi buah-buahan apalagi minum jus buah.

Sebelum membuat jus, pilihlah buah atau sayur yang lebih rendah kandungan asamnya seperti wortel, bayam, mentimun, atau lidah buaya.

Selain itu, kita juga bisa membuat minuman segar dari buah yang aman untuk penyakit asam lambung, seperti buah bit, semangka, dan buah pir.

Baca juga : Minum Jus Buah Setiap Hari Belum Tentu Sehat

5. Smoothie

Smoothie adalah salah satu minuman untuk asam lambung yang baik untuk dikonsumsi. Selain mengandung lebih banyak vitamin dan mineral, minuman ini juga tidak membuat asam lambungcepat kambuh.

Saat membuat smoothie, gunakan buah yang tidak mengandung banyak asam, seperti buah pir atau semangka.

Kita juga mencampurkannya dengan bayam agar semakin ampuh menjaga kadar asam lambung tetap normal.

Baca juga : Kiat Membuat Smoothie yang Sehat

6. Air putih

Rutin minum air putih adalah cara yang paling sederhana untuk mencegah asam lambung kambuh. Walau begitu, kita tetap perlu berhati-hati saat minum air putih.

Kebanyakan pH air cenderung netral. Hal ini tak menutup kemungkinan bahwa air putih dapat meningkatkan kadar pH dari setiap makanan yang Anda konsumsi.

Meski dianjurkan untuk minum air putih, kita tetap perlu membatasi air putih yang diminum. Pasalnya, terlalu banyak minum dapat mengganggu keseimbangan mineral dalam tubuh dan meningkatkan kemungkinan terjadinya refluks asam lambung.

Baca juga : 6 Kebaikan yang Didapatkan Jika Rutin Minum Air Hangat

7. Air kelapa

Air kelapa menjadi salah satu minuman untuk asam lambung yang baik dikonsumsi. Air kelapa mengandung kalium yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan pH dalam tubuh.

Dengan demikian, kadar asam lambung menjadi lebih mudah dikendalikan dan mengurangi risiko refluks asam lambung.

Minuman yang perlu dibatasi pemnderita asam lambung

1. Jus dari buah-buahan sitrus

Kunci mengatasi asam lambung naik adalah dengan menghindari jenis makanan atau minuman yang mengandung tinggi asam, seperti lemon, jeruk, jeruk nipis, dan anggur.

Pasalnya, kandungan asam sitrat dalam buah-buahan sitrus dapat meningkatkan kadar keasaman lambung dan mengikis lapisan kerongkongan. Hal ini dapat memicu asam lambung bergerak naik ke tenggorokan dan memicu timbulnya gejala.

2. Kopi

Kita mungkin terbiasa minum kopi di pagi hari supaya tubuh semangat sebelum beraktivitas. Namun, minuman ini perlu dihindari kalau punya asam lambung.

Mengapa? Ini karena terlalu banyak minum kopi dapat memicu produksi asam lambung secara berlebihan dan memicu refluks asam lambung.

Tidak hanya kopi, minuman berkafein lainnya seperti teh atau soda juga memiliki efek serupa. Saat kita minum minuman bersoda, gelembung-gelembung yang dihasilkan akan kian membesar dan menekan sfingter esofagus.

Akibatnya, asam lambung terdorong masuk ke esofagus dan memicu mual dan sensasi terbakar di bagian tenggorokan.

Baca juga : Punya Maag Tapi Masih Sering Minum Kopi? Ini Bahayanya

3. Alkohol

Salah satu minuman untuk asam lambung yang wajib dihindari adalah alkohol. Sebab, alkohol dapat melemaskan sfingter esofagus dan merangsang lambung untuk menghasilkan lebih banyak asam.

Tidak hanya itu, alkohol juga dapat mengikis lapisan mukosa pada lambung dan esofagus sehingga kian memperparah gejala penyakit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.