Kompas.com - 05/05/2018, 07:00 WIB
Flagship store Berrybenka di Central Park Mall, Jakarta. KOMPAS.com/Nabilla TashandraFlagship store Berrybenka di Central Park Mall, Jakarta.

"Kalau kita lihat, brand luar seringkali melihat tren Eropa atau Amerika Serikat. Cara berpakaian orang di dua kontinen tersebut sangat berbeda dengan Indonesia," ujar Jason.

Meski memiliki gaya berpakaian yang berbeda, namun orang-orang di Indonesia juga tetap ingin mengikuti tren.

Baca juga: Terinspirasi Fesyen Jepang, Dokter Tirta Buat Koleksi Tas Full Print

Misalnya, ingin mengikuti tren pakaian yang digunakan aktris Hollywood.

Namun, dengan perbedaan kultur barat dan timur, tren tersebut kemudian disesuaikan.

"Jadi cara kita men-develop desain menyesuaikan dengn kekhasan Indonesia."

"Misalnya, motif bunga sedang tren. Tapi kita pilih mengembangkan jaket, bukan tank top," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bosan Monokrom, Cobalah Tren Pewarnaan Rambut Color Melting

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.