Kompas.com - 08/05/2018, 08:37 WIB
Ilustrasi pexelsIlustrasi

KOMPAS.com - Walau masalah jerawat sudah lama hilang seiring dengan pertambahan usia, namun bekasnya berupa scar atau bintik kehitaman dapat menetap.

Penggunaan krim wajah seringkali tidak cukup untuk memulihkan kondisi kulit yang "rusak" akibat peradangan jerawat. Dibutuhkan terapi yang lebih advance pada bekas jerawat yang sudah cukup parah.

Salah satu jenis perawatan yang diklaim ampuh meratakan warna kulit adalah terapi platelet rich plasma (PRP) atau sering disebut juga dengan facial ala Vampir.

PRP sebenarnya sudah lama tenar setelah dipopulerkan oleh selebriti Kim Kardashian. Perawatan ini bertujuan untuk merangsang sel baru pada kulit.

Terapi ini menggunakan darah pasien sendiri yang diproses menggunakan alat khusus. Kemudian darah yang mengandung zat PRP itu disuntikkan kembali untuk meremajakan kulit.

Menurut dokter anti-aging dan estetika, dr.Robby Cristianto, saat ini terapi PRP sudah disempurnakan sehingga hasilnya lebih cepat terlihat.

"Biasanya PRP hanya pakai darah sendiri, kalau yang sekarang ini sudah dimodifikasi dengan dicampur bahan growth factor yang efektif untuk meremajakan kulit, mengangkat sel kulit mati, dan merangsang kolagen," ujar Robby.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Walau menggunakan darah pasien, namun warna cairannya berwarna kuning transparan dan tidak berbau.

Ruang terapi di klinik Skinthestic Jakarta Selatan.Dok Skinthestic Ruang terapi di klinik Skinthestic Jakarta Selatan.
Dijelaskan oleh pendiri klinik kecantikan Skinthestic, Hartoyo, PRP generasi baru ini juga dikombinasikan menggunakan mesin yang memancarkan sinar khusus untuk mengangkat sel kulit mati.

"Sangat bagus untuk menghilangkan bekas jerawat. Sebenarnya terapi ini perlu lima kali, tapi biasanya setelah terapi ketiga juga sudah pudar bekasnya," kata Hartoyo.

Robby menambahkan, terapi estetika di klinik saat ini sudah semakin canggih dan bisa meminimalkan downtime berupa warna kulit yang kemerahan.

Meski demikian, Robby mengingatkan agar perawatan ini dilakukan oleh dokter yang berkompeten di klinik yang terpercaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.