Kompas.com - 08/05/2018, 16:00 WIB

Data terbaru tak lebih menggembirakan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Maret lalu menyampaikan hasil penelitian Perpustakaan Nasional tahun 2017.

Baca juga: Peringati Hari Buku Sedunia, Kopral Bagyo Bagi-bagi Buku Gratis untuk Warga

Penelitian tersebut menyebutkan, rata-rata orang Indonesia hanya membaca buku 3-4 kali per minggu, dengan durasi waktu membaca per hari rata-rata 30-59 menit.

Sedangkan, jumlah buku yang ditamatkan per tahun rata-rata hanya 5-9 buku.

Optimisme

Meski sejumlah data menunjukkan rendahnya minat baca masyarakat Indonesia, namun sejumlah pihak tak sepaham.

Marketing Communication Periplus, Antonius Yanuar, misalnya, melihat adanya perbaikan di bidang pendidikan, sebagai imbas positif dari kegemaran masyarakat membaca.

"Bisa kami bilang minat baca masyarakat Indonesia membaik."

"Bisa dilihat perbaikan di pendidikan. Pendidikan zaman sekarang kurikulum juga berkembang, anak diwajibkan lebih banyak baca buku," kata Yanuar.

Komunitas dinilai sebagai salah satu faktor yang mampu mendongkrak minat baca. Janet Kusuma, Penanggung Jawab Plaza Indonesia Book Club (PIBC) melihat pecinta buku sebetulnya banyak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.