Kompas.com - 08/05/2018, 20:43 WIB
Ilustrasi mandi torwaiIlustrasi mandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Cuaca panas dan iklim yang lembab seperti di Indonesia membuat kita harus rajin mandi agar tubuh segar dan terhindar dari bau tidak sedap.

Namun, bukan berarti mandi boleh sering-sering. Menurut dr Tina Wardhani Wisesa SpKK, mandi lebih dua kali dalam sehari berisiko membuat kulit kering.

Tina menjelaskan salah satu penyebab membuat kulit kering adalah pemakaian sabun berlebih. 

Sabun yang berfungsi sebagai pembersih memiliki komponen campuran.

"Dan kalau mandi sampai berulang, minyak normal di tubuh kita akan terkikis, karena terkikis, akan menguap, dan jadi kering," kata Tina saat peluncuran Aveeno, Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Karena itu, katanya, paling ideal adalah mandi dua kali sehari. Soal kuman, Tina mengatakan untuk tak perlu takut, karena selama kulit normal, populas kuman di kulit pun demikian.

Kuman disebut tidak akan membuat kulit infeksi karena dalam keseimbangan yang baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pilih sabun yang tepat 

Khusus untuk sabun, dia menyarankan untuk memilih yang benar-benar sesuai dengan kondisi kulit. 

Jika kulit bermasalah, hindari sabun yang memiliki kandungan seperti antiseptik.

"Karena kulit sudah kering, ditambahi antiseptik, maka tambah kering lagi," katanya.

Kalau kulit tak bermasalah, maka tak perlu khawatir, namun dalam pemakaian normal, sesuai dengan frekuensi mandi harian.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.