Calon Pengantin Ternyata Bisa Cicil Biaya Pernikahan

Kompas.com - 09/05/2018, 19:04 WIB
Ilustrasi pernikahan. ISTIlustrasi pernikahan.
|
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Fasilitas cicilan biaya pernikahan saat ini semakin diminati oleh para calon pengantin.

Cicilan biaya pernikahan 0 persen hingga 24 bulan juga menjadi salah satu fitur yang ditawarkan Bridestory lewat inovasi terbarunya, Bridestory Pay.

"Dari wedding vendor kami mendapatkan banyak data bahwa lebih dari 50 persen transaksi sudah menggunakan kartu kredit. Apalagi menggunakan cicilan dan begitu banyak bank (memberi fasilitas cicilan) up to 24 bulan," kata CEO & Co-Founder Bridestory, Kevin Mintaraga seusai peluncuran Bridestory Pay di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Bridestory mencatat, ada dua alasan utama para calon pengantin memilih fasilitas cicilan biaya pernikahan.

Pertama, karena alasan kondisi ekonomi. Pada saat yang sama mereka juga mengurus pengeluaran lainnya, misalnya urusan membeli rumah, bulan madu, dan sebagainya.

Alasan kedua adalah karena banyaknya keinginan para calon pengantin terhadap detail pernikahan.

"Dengan adanya cicilan memudahkan mereka dan bisa upgrade preferensi vendor," tuturnya.

Saat ini, pengeluaran terbesar para calon pengantin adalah pada dua hal, yakni lokasi pernikahan dan katering.

Alokasi dana di urutan berikutnya baru lah sesuai dengan preferensi masing-masing.

"Paling besar tetap venue dan katering. Baru lainnya preferensi. Ada yang spend besarnya di dekorasi, fotografi, baju, makeup. Tergantung preferensi," kata Kevin.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X