Kompas.com - 13/05/2018, 19:00 WIB

KOMPAS.com - Di era digital yang serba cepat ini, mungkin kamu lebih sering menerima pesan singkat dari pasangan lewat chat daripada mendengar suaranya atau bertemu langsung.

Chat memang memudahkan komunikasi pasangan, tapi hati-hati dengan penggunaannya. Ternyata, bertengkar lewat chat bisa mengancam hubungan kamu dan pasangan. Kalau tidak percaya, silakan simak lima alasan berikut.

1. Chat bukan tempat bicara panjang lebar

Tak ada pertengkaran pasangan yang singkat. Ketika sedang berdebat, kamu dan pasangan pasti ingin menyampaikan banyak hal, dan chat sangatlah tidak efektif untuk bertengkar dan berbicara panjang lebar.

Bisa-bisa karena terlalu sibuk mengetik, malahjadi lupa poin yang sebenarnya ingin kita sampaikan tadi.

2. Kemungkinan terjadi salah kaprah lebih besar

Pertukaran pesan di chat room bisa disalahartikan dengan mudah sebab kamu tak tahu nada bicaranya, ekspresi wajahnya, atau penekanan kata pada kalimat-kalimat yang pasangan Moms ucapkan. Yang ada pertengkaran kamu malah jadi tambah panas.

3. Bisa diabaikan begitu saja

Mengabaikan pesan dari satu sama lain saat sedang bertengkar memang tidak sopan, tapi tetap saja hal ini kerap terjadi.

Kalau salah satu sudah malas, kamu atau dirinya bisa saja meletakkan smartphone dan justru melakukan hal lain. Padahal, yang satunya sedang berapi-api di ujung sana. Sangat tidak menyelesaikan masalah, bukan?

Baca juga: Pernikahan "Zaman Now" Rentan Perceraian?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.