Koke, Menikmati Kopi Lewat Perhiasan

Kompas.com - 15/05/2018, 19:50 WIB
Gelang biji kopi dari KoKe KoKeGelang biji kopi dari KoKe
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Kopi begitu dekat dengan kehidupan kita sebagai bangsa Indonesia. Banyak orang mengawali hari dengan secangkir kopi, mengambil semangatnya, sekaligus menikmati rasanya.

Kopi bahkan sudah menjadi gaya hidup. Warung kopi, gerai, kafe, atau apapun namanya bermunculan menyajikan rasa dan suasana. Hal ini memberi berkah pada para petani kopi nusantara.

Walau kebanyakan orang menikmati kopi dengan meminumnya, tapi ada juga yang karena alasan tertentu hanya bisa mencium aromanya.

Kenyataan itu rupanya memberi gagasan pada Yudhi Prasetyo, pemuda berdarah Palembang yang lahir 11 Oktober 1991 untuk membuat produk kreatif.

Sarjana Ilmu Komunikasi ini mengubah paradigma berpikir, bahwa kopi bisa dinikmati dengan cara yang berbeda, tanpa harus diminum.

Ide ini berkembang setelah Yudhi melihat kegelisahan beberapa temannya yang tidak bisa menikmati kopi dengan cara diminum, tapi begitu menikmati aromanya.

Setelah melalui riset dan beberapa kali percobaan, Yudhi menyulap biji kopi menjadi produk aksesoris gelang, yang lalu dikembangkan menjadi anting, kalung, tasbih, hingga ke produk pewangi kopi. Produk itu dikemas dengan brand Kopi Kreatif Indonesia (KoKe).

Baca juga: Nox Skin Expresso, Ada Kopi di Balik Kulit yang Indah

 

Pasangan yang ideal adalah pasangan yang bisa saling melengkapi, saling menyempurnakan, dan saling mengisi. Seperti warna hitam, dan putih. Warna hitam yang merepresentasikan kekuatan, rasa percaya diri, bahkan seringkali melambangkan maskulinitas, akan menciptakan kesan gelap dan suram jika terlalu dominan. Warna putih yang merepresentasikan kesan bersih, suci, 'terang' , dan ringan pun, akan menciptakan kesan hampa dan kosong, jika terlalu dominan. Putih dan hitam adalah warna dasar kehidupan, yang menggambarkan terang dan gelap, Yin dan Yang, harmonisasi kehidupan. Itulah filosofi dibalik hadirnya gelang berpasangan ini. Hadir eksklusif dalam jumlah terbatas sebagai opsi gift special untuk pasangan. #gelangcouple #gelangkopi #temanKOKE #sharetocare

A post shared by KOKE ™ (@kopikreatif) on May 12, 2018 at 12:04am PDT

Berawal dari rumahnya di sekitar Manisrenggo, Prambanan, Jawa Tengah, Yudhi mengerahkan beberapa ibu pengrajin untuk membuat produk gelang dan kalung yang terbuat dari biji-biji kopi.

Biji-biji kopi Arabica itu didapatnya dari sisa panen petani lokal dan stok yang rusak akibat penyimpanan, sehingga tidak layak untuk dikonsumsi lagi. Nah, biji-biji kopi ini kemudian diseleksi lagi untuk melihat tingkat kualitasnya.

"Dengan membeli biji kopi ‘rusak’, yang sudah tak layak dikonsumsi, kami berharap bisa membantu petani," ujar Yudhi.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X