5 Tips Mencegah Keriput Saat Tidur - Kompas.com

5 Tips Mencegah Keriput Saat Tidur

Kompas.com - 15/05/2018, 20:20 WIB
Ilustrasi tidurfizkes Ilustrasi tidur

KOMPAS.com - Meskipun keriput, garis-garis halus, dan lipatan pada kulit adalah bagian normal dari proses penuaan, posisi tidur yang salah dapat menyebabkan wajah menua lebih cepat. Kok bisa?

Tidur dengan posisi menyamping atau tengkurap dengan wajah menempel di sarung bantal, misalnya, dapat menyebabkan pembentukan garis halus di dahi atau pipi.

Keriput dan garis halus disebabkan oleh hilangnya kolagen dan elastisitas, yang mengurangi volume kulit.

Tetapi, memberikan tekanan berulang (seperti tidur menyamping) atau menggerakkan otot wajah (tertawa atau cemberut, misalnya) akan mempercepat kerusakan kolagen, yang akhirnya mengarah pada garis halus di wajah.

Gesekan dan kontak dengan bantal menyebabkan kulit wajah tertarik dan terdorong. Maka dari itu, prosedur seperti Botox yang bekerja efektif pada keriput akibat ekspresi wajah pun tidak akan bekerja optimal bagi keriput tidur.

Keriput tidur akan dengan cepat menghilang pada kulit yang lebih muda, namun pada akhirnya menjadi permanen akibat tekanan terus menerus saat tidur dan berkurangnya elastisitas kulit dari proses penuaan.

Baca juga: 4 Kebiasaan Sepele Sebelum Tidur yang Merusak Kulit

Mengatasi garis halus dan keriput akibat posisi tidur adalah tantangan besar, karena satu-satunya cara untuk menghindarinya adalah dengan tidak tidur miring maupun tengkurap. Mengubah kebiasaan tidur bawah sadar bisa sangat sulit, namun jangan menyerah!

Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan kualitas rutinitas tidur demi mencegah keriput sebisa mungkin.

1. Tidur dengan wajah bersih

Selalu cuci wajah sebelum pergi tidur untuk menghapus tumpukan minyak, kotoran, keringat, dan makeup.

Tidur tanpa membersihkan segala sisa debu dan kotoran tidak hanya menyebabkan pori tersumbat, tetapi juga mencegah sel kulit baru untuk timbul ke permukaan.

Baca juga: Membersihkan Wajah Sebelum Tidur Itu Penting

2. Aplikasikan krim malam

Pelembap wajah yang dirancang khusus untuk digunakan saat malam dapat membantu kulit meremajakan diri dan memperbaiki kerusakan.

Saat kita menua, produksi kolagen akan melambat. Kulit dewasa juga memiliki lebih sedikit kadar minyak yang bisa menyebabkan kulit kering, sehingga keriput dan garis halus akan semakin tampak jelas.

Pilih produk krim malam yang mengandung hyaluronic acid, yang membantu untuk mengenyalkan dan mengencangkan kulit, dan retinol untuk meremajakan kulit dengan mendorong produksi kolagen yang bisa mencegah timbulnya keriput.

Baca juga: 5 Cara Pakai Pelembap Wajah Agar Hasilnya Maksimal

3. Konsumsi vitamin

Vitamin A, C, B kompleks, dan E membantu memastikan penampilan kulit yang sehat, segar, dan tampak muda.

4. Cerdas pilih bantal

Kini tersedia banyak bantal kecantikan yang dirancang dengan bentuk khusus untuk mencegah distorsi wajah. Kabar baiknya, bantal jenis ini bisa kita gunakan untuk tidur telentang atau menyamping.

Jika kamu lebih suka tidur menyamping, pilih sarung bantal yang bisa menurunkan stress fisik pada wajah. Berbahan satin atau sutra, misalnya. Atau yang memiliki lekukan di bagian pipi.

Bahan sutera atau satin yang sangat halus bisa mengurangi kemungkinan mengembangkan lipatan di kulit wajah.

“Dengan sarung bantal sutra, kulit Anda akan meluncur di atas bantal,” ujar Debra Jaliman, dermatologis asal New York, dikutip dari Health.

Dengan begitu, peluang daya tarikan akan lebih rendah dan wajah tidak akan menggesek sarung bantal yang lecek saat tidur, tak seperti dengan sarung bantal katun.

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Bantal Perlu Diganti Rutin

5. Ganti posisi tidur

Tidur tengkurap atau menyamping akan memberikan tekanan konsisten pada wajah. Seiring waktu, kebiasaan ini akan menghasilkan keriput tidur yang tidak diinginkan.

Kita bisa menyiasatinya dengan tidur telentang. Dengan posisi tidur ini, kita tidak akan memberikan tekanan apapun pada wajah.

Tidur telentang mungkin tidak terasa nyaman bagi sebagian orang, dan kita tidak bisa mengontrol gerakan bawah sadar selagi tidur yang membuat kembali tidur menyamping atau tengkurap. Tapi, kita bisa melatihnya:

Tidur telentang. Tempatkan bantal tambahan di bahwa lutut untuk menjaga tetap di posisi ini selama tidur.

Taruh bantal besar di satu sisi tubuh, dan konsentrasikan berat tubuh di sisi tersebut sebanyak yang kamu bisa. Gunakan bantal ini sebagai penopang bahu dan sebagian dada, dan ‘lempar’ kaki dan pinggul di atas bantal tersebut.

Baca juga: Mari Mengenal Posisi Tidur yang Baik

Posisi ini akan membuat kepala agak menjauhi bantal tidur dan membuang banyak tekanan dari wajah.

Selain itu, tidur telentang juga akan membantu kita meluruskan punggung.

Tetapi, perlu dicatat bahwa beberapa orang yang memiliki masalah medis tertentu, seperti sleep apnea, refluks lambung, masalah leher dan punggung, dan wanita hamil sebaiknya tidak tidur telentang.


Sumber

Close Ads X