Kompas.com - 16/05/2018, 16:16 WIB
Ilustrasi persahabatan Digital Vision.Ilustrasi persahabatan
|
Editor Wisnubrata

Ini kemudian akan menjelaskan siapa adalah sahabat siapa, hingga siapa berada di kelompok mana.

Kemudian, mereka menempatkan 42 anggota ke dalam grup yang lebih besar pada mesin Functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI).

Selama studi tersebut, partisipan menonton sebuah video. Video tersebut didesain untuk menangkap dan membangkitkan berbagai respons. Sebab, respons setiap orang bisa berbeda-beda.

Baca juga: Riset Ungkap Berapa Lama Sebuah Persahabatan Bisa Terbangun

Untuk kebutuhan riset, para ilmuwan mulai membagi otak ke dalam 80 area ketertarikan yang berbeda. Misalnya, amygdala yang menunjukkan respons ancaman dan emosi.

Mereka kemudian menganalisa respons dari setiap area selama para partisipan menyaksikan video.

"Kami menemukan setiap orang memiliki respons yang korelatif dengan sahabatnya dan melihat otak mereka merespons secara seragam," kata Parkinson.

Ia terkejut dengan efek yang begitu dramatis. Kesamaan tersebut menurutnya sangat lah kuat.

"Sahabatmu cenderung memberikan perhatian yang sama denganmu terhadap video tersebut," ujarnya.

Setelah mengetahui studi tersebut berhasil, para ilmuwan menyasar hal yang lebih besar. Mana yang datang lebih dulu, apakah respons otak yang sama membuat mereka menjadi sahabat? Atau banyaknya waktu yang dihabiskan bersama yang membuat seseorang sama dengan sahabatnya?

Parkinson kemudian melakukan studi lain untuk menjawab pertanyaan itu. Mereka merekrut kelompok orang dari program tertentu dan meneliti otak masing-masing sebelum mereka mengenal murid-murid lainnya dari program yang sama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.