Pola Diet Sehat Mampu Turunkan Risiko Gangguan Pendengaran - Kompas.com

Pola Diet Sehat Mampu Turunkan Risiko Gangguan Pendengaran

Kompas.com - 16/05/2018, 16:30 WIB
Ilustrasi dietRawpixel Ltd Ilustrasi diet

KOMPAS.com - Kabar gembira bagi kaum perempuan yang berencana untuk memulai program diet.

Menurut riset, menerapkan pola diet sehat mampu menurunkan risiko kehilangan pendengaran pada wanita.

Dilansir laman the Indian Express, riset ini dilakukan oleh peneliti dari Brigham and Women's Hospital di Amerika Serikat.

Demi menemukan hubungan antara tiga diet berbeda dan risiko gangguan pendengaran, periset meneliti 70.966 wanita selama 22 tahun.

Baca juga: Jangan Anggap Sepele, Kenali Penyebab Gangguan Pendengaran

Wanita dalam riset ini menerapkan diet mediterania alternatif (AMED), pendekatan diet untuk menghentikan hipertensi (DASH), dan Alternative Healthy Eating Index-2010 (AHEI-2010).

Diet AMED meliputi konsumsi makanan seperti ekstra minyak zaitun, biji-bijian, kacang polong, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, ikan dan asupan alkohol moderat.

Sementara itu, diet DASH menerapkan konsumsi tinggi buah-buahan, sayuran, susu rendah lemak dan rendah sodium.

Diet AHEI-2010 memiliki komponen umum dengan AMED dan DASH.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition ini menemukan, konsumsi makanan sehat ampuh menurunkan risiko kehilangan pendengaran pada wanita.

“Menariknya, kami mengamati mereka yang mengikuti diet sehat secara keseluruhan memiliki risiko gangguan pendengaran - baik sedang atau buruk- yang lebih rendah,” kata Sharon Curhan, selaku peneliti.

Baca juga: Siapa Saja yang Perlu Diet, dan Kapan Waktu Terbaik untuk Mulai?

Menurut dia, makan dengan baik memberikan kontribusi baik untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk mengurangi risiko gangguan pendengaran.

Peneliti mengumpulkan informasi rinci tentang asupan makanan setiap empat tahun.

Terungkap, perempuan yang menerapkan pola diet mirip dengan diet AMED atau DASH, berisiko mengalami gangguan pendengaran 30 persen lebih rendah.

Hal ini berlaku baik untuk gangguan pendengaran sedang atau lebih buruk.

Selain itu, riset yang meneliti lebih dari 33.000 wanita menemukan hal yang lebih mengejutkan.

Wanita yang menerapkan diet AHEI-2010 juga mengalami penurunan risiko gangguan pendengaran yang lebih besar dari 30 persen.


Close Ads X