Ketahui Kadar SPF Minimal dalam Tabir Surya - Kompas.com

Ketahui Kadar SPF Minimal dalam Tabir Surya

Kompas.com - 17/05/2018, 06:29 WIB
Ilustrasi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi.

KOMPAS.com - Hampir sepanjang tahun Indonesia selalu mendapat limpahan sinar matahari. Walau menguntungkan bagi kesehatan tulang, tapi paparan sinar matahari juga musuh bagi kulit.

Oleh karena itu, penggunaan tabir surya dengan kadar SPF (sun protector faktor) sangat penting untuk melindungi kulit dari sinar ultraviolet.

Namun, penggunaan SPF yang kita pakai seringkali tak memenuhi standar minimum yang disarankan ahli dermatologis.

Semakin tinggi SPF, semakin lama kulit kita terlindung dari sengatan matahari.

The British Association of Dermatologists memaparkan empat jenis SPF yang biasa terdapat dalam produk tabir surya.

Jenis pertama merupakan SPF 6 hingga 14 yang memberi perlindungan rendah. Jenis kedua merupakan SPF 15 hingga 29, yang memberi perlindungan sedang.

Jenis ketiga adalah SPF 30 hingga 50, yang memberi perlindungan tinggi. Jenis terakhir adalah SPF 50+ yang memberi perlindungan sangat tinggi.

Organisasi tersebut merekomendasikan kita agar memilih krim pelindung matahari dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Hal tersebut juga disarankan oleh American Academy of Dermatology.

Selain SPF, penting bagi kita untuk memperhatikan tingkat UVA pada tabir surya yang kita beli.

Kandungan SPF melindungi kita dari UVB (sinar ultraviolet B). Sementara UVA, menunjukkan sejauh mana sinar ultraviolet matahari diserap oleh krim tersebut.

Baca juga: Tabir Surya yang Kini Tak Sekadar Pelindung Matahari

Paparan sinar UVA ke kulit dapat menyebabkan munculnya penuaan dini. Di sisi lain, paparan sinar UVB dikaitkan dengan risiko kanker kulit.

“Saya selalu memberitahu pasien saya untuk mencari SPF tertinggi demi keamanan kulit," papar dokter kulit dari New York, Joshua Zeichner.

Kadar SPF 30 berarti kulit akan terlindungi 30 x 10 menit, yaitu 5 jam. Karenanya, kadar SPF 50 dianggap lebih aman agar kita tak perlu sering mengulang aplikasinya.

Selain itu, kita juga harus memperhatikan tangga kedaluwarsa tabir surya yang kita miliki.

Mayoritas tabir surya hanya mampu bertahan sekitar 12 bulan. Lebih dari itu, tabir surya tersebut tidak akan berfungsi maksimal di kulit kita.


Terkini Lainnya

Tampil Tetap Cantik di #10YearChallenge, Shandy Aulia Berbagi Rahasia

Tampil Tetap Cantik di #10YearChallenge, Shandy Aulia Berbagi Rahasia

Look Good
Kaum Milenial Pun Kini Koleksi Berlian...

Kaum Milenial Pun Kini Koleksi Berlian...

Look Good
Cukupkah Bakar Lemak Cuma Andalkan Kardio?

Cukupkah Bakar Lemak Cuma Andalkan Kardio?

Feel Good
Diet Sehat bagi Tubuh dan Lingkungan, Yuk Coba!

Diet Sehat bagi Tubuh dan Lingkungan, Yuk Coba!

Eat Good
Ada yang Menarik di Ajang 'Jakarta Sneaker Day 2019'...

Ada yang Menarik di Ajang "Jakarta Sneaker Day 2019"...

Look Good
Trik Kate dan Meghan agar Tampil Keren Selama Masa Hamil

Trik Kate dan Meghan agar Tampil Keren Selama Masa Hamil

Look Good
Saran Kemenkes untuk Cegah Obesitas

Saran Kemenkes untuk Cegah Obesitas

Eat Good
Solusi Lenyapkan Bekas Jerawat

Solusi Lenyapkan Bekas Jerawat

Look Good
Ridwan Kamil Pancing Tawa, Unggah Foto Afgan untuk #10YearChallenge

Ridwan Kamil Pancing Tawa, Unggah Foto Afgan untuk #10YearChallenge

Look Good
Gaya Ivanka Trump dengan Rok Midi saat Cuaca Dingin

Gaya Ivanka Trump dengan Rok Midi saat Cuaca Dingin

Look Good
Giliran Lipstik Merah Meghan Markle Jadi Sorotan

Giliran Lipstik Merah Meghan Markle Jadi Sorotan

Look Good
Cara Praktis Penuhi Kebutuhan Protein Saat Bentuk Otot

Cara Praktis Penuhi Kebutuhan Protein Saat Bentuk Otot

Eat Good
Merawat Rambut dengan Minyak Alami

Merawat Rambut dengan Minyak Alami

Look Good
Produk Wajib untuk Riasan Wajah ala Korea

Produk Wajib untuk Riasan Wajah ala Korea

Look Good
Sebelum Beli Berlian, Perhatikan Kriteria '6C'

Sebelum Beli Berlian, Perhatikan Kriteria "6C"

Look Good

Close Ads X