Simaklah, Tips Berpuasa bagi Ibu Hamil - Kompas.com

Simaklah, Tips Berpuasa bagi Ibu Hamil

Kompas.com - 17/05/2018, 16:00 WIB
.Getty Images/iStockphoto .

KOMPAS.com - Berpuasa ketika masa kehamilan memang menimbulkan dilema tersendiri.

Kekhawatiran apakah puasa ini aman bagi sang jabang bayi atau tidak terus menghantui pikiran.

Berpuasa di bulan Ramadhan memang tidak diwajibkan bagi wanita hamil dan menyusui.

Mereka bisa berpuasa di lain waktu atau menggantinya dengan membayar fidyah.

Namun, beberapa wanita yang sedang mengandung pasti ingin merasakan ibadah dengan menahan lapar dan dahaga di bulan Ramadhan.

Jadi, apakah puasa ini benar-benar aman untuk wanita yang sedang mengandung?

Secara umum, wanita hamil yang menderita penyakit, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, infeksi ginjal, atau masalah jantung harus menghindari puasa.

Dr Rashi Gupta, spesialis Obstetri dan Ginekologi iCare Clinics, Dubai, memaparkan beberapa tips penting untuk wanita hamil yang ingin berpuasa.

Seperti dilansir laman Khaleejtimes, berikut enam hal yang harus diperhatikan oleh ibu hamil ketika berpuasa.

1. Jaga tubuh agar terhidrasi dengan baik. Oleh karena itu, minumlah banyak air saat sahur dan buka puasa.

2. Berbukalah dengan makanan sehat seperti protein, buah-buahan, kurma dan serat.

3. Berbukalah jika sudah merasa lemas, meski waktu magrib belum tiba.

4. Makan makanan kaya energi saat sahur. 

5. Hindari aktivitas yang akan membuat lelah secara fisik saat berpuasa.

6. Beristirahat dan tidur nyenyak.

Baca juga: 7 Cara Menyiasati Agar Tak Dehidrasi Saat Puasa

Selain memperhatikan enam hal tersebut, ibu hamil juga harus menghubungi dokter jika mengalami hal-hal berikut :

1. Tidak memiliki berat badan yang memadai.

2. Merasa sangat haus, atau buang air kecil lebih sedikit dari biasanya, dan urin berwarna gelap.

Ini adalah tanda dehidrasi, dan itu bisa membuat ibu hamil rentan terhadap infeksi saluran kemih atau komplikasi lain.

3. Sakit kepala, nyeri atau demam lainnya.

4. Mual atau muntah.

5. Jika ada perubahan nyata pada gerakan bayi, misalnya bayi tidak bergerak atau menendang terlalu banyak.

6. Mengalami nyeri seperti kontraksi. Ini bisa menjadi tanda persalinan prematur.

7. Merasa pusing, lemas, lemah, bingung atau lelah, bahkan setelah beristirahat dengan baik.

Jika mengalami hal tersebut, sebaiknya segeralah berbuka puasa dan minum air yang mengandung garam dan gula, atau larutan rehidrasi oral.

Secara umum, wanita yang usia kandungannya masih dalam trimester pertama tidak disarankan untuk berpuasa.


Komentar
Close Ads X