5 Tips Agar Tetap Bugar dan Kuat Selama Berpuasa - Kompas.com

5 Tips Agar Tetap Bugar dan Kuat Selama Berpuasa

Kompas.com - 17/05/2018, 19:00 WIB
Mengatur waktu makanbopav Mengatur waktu makan

KOMPAS.com - Selama Ramadhan, umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa.

Ibadah ini tentu membuat pola makan mereka berubah, setidaknya selama satu bulan penuh.

Laman The Health Site, mengutip penjelasan seorang ahli gizi, Charlotte Debeugny yang memaparkan tips agar tetap kuat dan bugar selama menjalani puasa.

Berikut lima tips tersebut:

1. Konsumsi serat dan protein saat sahur

Sahur dan berbuka adalah waktu makan yang diizinkan ketika berpuasa.

Sahur biasa dilakukan sebelum fajar dan berbuka dilakukan ketika matahari terbenam.

Sahur menjadi hal penting yang menentukan kekuatan seseorang selama sehari menahan lapar dan haus.

Baca juga: Potret Ramadhan di Utara Kanada, Puasa hingga 20 Jam Sehari...

Oleh karena itu, sangat penting mengonsumsi protein dan serat agar rasa kenyang bertahan lebih lama.

Protein bisa kita peroleh dari telur, keju, yogurt, kacang dan sejenisnya.

Sementara serat, bisa kita temukan dari buah, sayur, biji-bijian.

2. Hindari makan berlebihan ketika berbuka

Wajar jika kita tergoda makan dalam porsi besar setelah seharian menahan haus dan lapar.

Nah, agar kita merasa lebih cepat kenyang, cobalah untuk mengonsumsi salad atau sup yang sehat sebelum menikmati makanan berkalori.

Makanan saat berbuka juga harus mengandung protein, biji-bijian dan sayuran.

Khususnya selama Ramadhan, penting untuk menghindari kalori kosong (kalori yang berasal dari lemak padat dan gula tambahan ) dan junk food.

Oleh karena itu, sebaiknya kita mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran per hari.

Kita juga harus memastikan, setiap makanan yang kita konsumsi mengandung protein dan produk susu yang sehat.

3. Konsumsi almond dan kurma sebagai hidangan penutup

Meksipun Ramadhan hanya terjadi setahun sekali, ini juga bisa berdampak negatif pada kesehatan seseorang.

Jam makan yang berganti menjadi malam hari mempengaruhi metabolisme tubuh, sehingga meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

Puasa juga menyebabkan naiknya keinginan mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak yang berkontribusi pada kenaikan bobot tubuh.

Charlotte Debeugny merekomendasikan kita untuk mengonsumsi beberapa buah kurma atau almond sebagai camilan yang kaya kalori.

4. Hindari matahari dan jaga tubuh agar terhidrasi

Agar tetap bugar selama puasa, hindarilah berada di bawah terik matahari.

Kita juga harus menghindari olahraga berat. Mengonsumsi buah ketika sahur adalah cara yang tepat untuk menjaga asupan air dalam tubuh.

Baca juga: 5 Makanan Buka Puasa yang Cepat Pulihkan Energi

Air yang terkandung dalam buah membantu menghidrasi tubuh di siang hari.

Namun, kita juga tak boleh meminum banyak air sekaligus. Kopi dan teh juga harus kita hindari.

Minuman berkafein hanya meningkatkan rasa haus dan dehidrasi. Untuk energi tambahan, cobalah minum smoothie atau jus buah yang diencerkan dengan air.

5. Sesuaikan kondisi tubuh saat berpuasa

Sebelum memulai puasa, kita perlu berkonsultasi dengan dokter.

Hal ini wajib terutama bagi manula, penderita diabetes yang mengonsumsi obat untuk mengontrol kadar insulin, wanita hamil, dan anak-anak pra-remaja.

Mereka yang memiliki masalah kesehatan dan masih ingin berpuasa harus berkonsultasi dengan dokter agar kondisi tubuh dapat menyesuaikan ketika berpuasa.

Namun, jika gejala awal penyakit yang diderita telah muncul, sebaiknya segeralah berbuka meskipun waktu berbuka belum tiba.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Close Ads X