Kompas.com - 22/05/2018, 21:14 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Hubungan seks yang menyenangkan dan memuaskan kedua belah pihak memang menjadi kebutuhan pasangan suami istri.

Aktivitas ini memiliki banyak manfaat, misalnya meredakan stres, memperbaiki pola tidur, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kekebalan tubuh, hingga membuat keintiman lebih erat dengan pasangan.

Menurut penelitian terbaru, berhubungan seks setidaknya satu kali dalam seminggu, dapat melindungi DNA dan membantu kita hidup lebih lama.

Dalam studi tersebut, para peneliti dari University of California, San Francisco, meneliti kehidupan seks dari satu kelompok yang terdiri dari 129 ibu yang punya pasangan selama satu minggu. 

Para peserta diminta memberikan laporan harian tentang kepuasan hubungan mereka secara keseluruhan, serta contoh-contoh konflik, dukungan, dan keintiman dengan pasangan mereka.

Baca juga: Menghindari Kejenuhan Seks Pasangan yang Sudah Lama Menikah

Menariknya, saat para peneliti membandingkan laporan dengan sampel darah para peserta, mereka menemukan pola yang baru dan positif. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ibu yang berhubungan seks dengan pasangannya paling sedikit seminggu sekali, memiliki telomer yang jauh lebih panjang dan baik, daripada mereka yang tidak bercinta dalam seminggu.

Telomer sendiri berfungsi melindungi DNA agar sesuai bentuk asli, serta menghentikan perubahan kromosom seiring bertambahanya usia. Telomer yang pendek mengindikasikan usia yang lebih pendek.

Apa hubungan telomer dengan kehidupan yang lebih panjang? Seiring berjalanya waktu, telomer di sel akan rusak akibat penuaan, pola makan yang buruk, dan konsumsi alkohol yang tinggi, kata para peneliti. 

Baca juga: 3 Manfaat Mengejutkan Teh Hijau untuk Kehidupan Seks

Dari studi ini diketahui seks teratur dapat memperbaiki dan memperpanjang telomer, sehingga menjaga sel-sel tetap sehat dan muda.

Kendati demikian, penelitian kecil semacam itu membutuhkan penelitian lebih lanjut. 

Dan di sisi lain, ada banyak cara didukung oleh ilmu pengetahuan untuk memperpanjang usia—jadi jangan merasa tertekan untuk selalu berhubungan seks setiap saat.

Namun, mengingat apa yang dialami tubuh ketika berhenti berhubungan seks, misalnya, vagina tidak terlubrikasi, stres hingga libido yang berubah—penelitian ini mungkin bisa menjadi pendorong untuk berhubungan seks rutin sekali dalam seminggu.

Baca juga: Benarkah Seks Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.