Kompas.com - 24/05/2018, 15:00 WIB
Seafood set (1.650 yen)  yang populer di antara wisatawan asing KARAKSA MEDIASeafood set (1.650 yen) yang populer di antara wisatawan asing

KOMPAS.com - Menurut riset, pasangan yang mengonsumsi setidaknya dua porsi seafood dalam seminggu memiliki kehidupan seks yang lebih baik.

Selain itu, kebiasaan ini juga membuat mereka cepat mendapat momongan.

Para peneliti mengatakan, makanan kaya protein mampu meningkatkan dorongan seksual pria dan wanita, serta meningkatkan kualitas sperma dan sel telur.

Dilansir dari New York Post, riset ini dilakukan oleh ilmuwan dari Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Periset menganalisis 501 pasangan yang sedang melakukan program hamil.

Hasilnya, sebesar 39 persen padangan lebih mungkin melakukan hubungan seks pada hari-hari ketika mereka mengonsumsi seafood, seperti ikan atau tiram.

Dan, mereka yang mengonsumsi seafood setidaknya dua porsi dalam seminggu, memiliki hubungan seks rata-rata delapan kali setiap bulan.

Baca juga: Amankah Konsumsi Sushi Saat Hamil?

Sementara itu, mereka yang mengonsumsi seafood lebih sedikit hanya memiliki hubungan seks rata-rata enam kali dalam sebulan.

Mereka yang sering mengonsumsi seafood memiliki kemungkinan 92 persen lebih besar untuk hamil hanya dalam waktu setahun.

Namun, mereka yang jarang mengonsumsi seafood hanya 79 persen kemungkinannya untuk hamil dalam jangka waktu yang sama.

Para pakar kesehatan menyarankan pasangan yang ingin segera memiliki momongan untuk mengonsumsi 2-3 porsi seafood setiap minggu.

“Ini menunjukkan kedua pasangan harus mengonsumsi lebih banyak makanan laut untuk memaksimalkan kesuburan," papar dokter Audrey Gaskins, selaku pemimpin riset.



Sumber nypost.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X