7 Strategi Menurunkan Berat Badan Saat Puasa

Kompas.com - 24/05/2018, 17:22 WIB
Ilustrasi diet Wand_PrapanIlustrasi diet
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Bila selama ini kamu sudah berangan-angan untuk diet tapi belum juga kesampaian, bulan Ramadan bisa jadi momen yang tepat.

Pasalnya banyak orang justru berat badannya naik selama puasa. Jadi supaya bisa tampil prima ketika hari raya tiba nanti, simak cara menurunkan berat badan saat puasa yang aman dengan tujuh strategi berikut ini.

1. Perbanyak makan serat dan protein saat sahur dan buka

Ilustrasi makanan sehat Foxys_forest_manufacture Ilustrasi makanan sehat
Saat menyantap sahur dan buka puasa, pastikan menunya kaya akan serat dan protein. Daripada makanan tinggi kalori, serat akan diserap dan dicerna oleh tubuh dalam waktu yang lebih lama. Kamu pun bisa merasa kenyang sepanjang hari tanpa kelaparan selama puasa.

Makanan tinggi serat dan protein juga membantu menekan nafsu makan sehingga ketika waktunya makan malam setelah berbuka puasa, kamu tidak kalap dan malah kebanyakan makan.

Baca juga: Agar Puasa Tak Gampang Lapar, Pilih Buah Kaya Serat

2. Hindari makanan dan minuman manis

Ilustrasi Minuman buah-buahansveta_zarzamora Ilustrasi Minuman buah-buahan
Meski orang umumnya berbuka puasa dengan makanan yang serba manis untuk mengembalikan energi, tapi jangan terlena sampai kebanyakan.

Terlalu banyak makanan dan minuman manis justru akan disimpan sebagai lemak oleh tubuh, sehingga mengacaukan diet.

Saat berpuasa, produksi insulin tubuh menurun. Padahal insulin berfungsi untuk mengubah gula jadi sumber energi. Jika gula tak diubah jadi energi, tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak. Inilah mengapa makan hidangan manis saat berpuasa bisa bikin gemuk.

Maka, lebih baik pilih makanan dengan karbohidrat kompleks untuk menambah energi. Misalnya dari buah, sayur, dan nasi merah.

Baca juga: 5 Pilihan Minuman Buka Puasa yang Sehat dan Menyegarkan

3. Tetap olahraga

Ilustrasi olahragaDragonImages Ilustrasi olahraga
Bukan berarti karena puasa dan tidak makan banyak, kamu boleh bermalas-malasan. Berolahraga justru bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang efektif.

Biasanya tubuh menghasilkan energi dari pembakaran glukosa (gula). Namun, ketika puasa dan tidak mendapatkan asupan glukosa selama berjam-jam, tubuh akan mencari sumber energi lainnya, yaitu cadangan lemak. Maka, berolahraga saat puasa bisa memicu pembakaran lemak berlebih.

Baca juga: Sebaiknya Olahraga Menjelang Berbuka Atau Setelah Berbuka Puasa?

4. Minum banyak air

minum air minum air
Pastikan tetap minum banyak air selama bulan puasa, paling tidak 8 gelas per hari. Kamu bisa menggunakan rumus 2-2-2-2: Dua gelas saat sahur, dua gelas ketika berbuka puasa, dua gelas setelah Tarawih, dan 2 gelas sebelum tidur.

Penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism mengungkapkan bahwa minum air putih bisa meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen. Semakin cepat metabolisme tubuh bekerja, semakin banyak lemak dan kalori yang dibakar.

Baca juga: 7 Cara Menyiasati Agar Tak Dehidrasi Saat Puasa

5. Hindari makan sahur dan buka dengan gorengan

Ilustrasi GorenganMielPhotos2008 Ilustrasi Gorengan
Setelah menahan lapar seharian, kamu mungkin tergoda untuk langsung menyantap makanan berlemak waktu berbuka puasa. Hati-hati, mengonsumsi makanan serba digoreng yang sarat dengan lemak jahat (lemak jenuh) di bulan puasa bisa membuat gemuk.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa, ganti dengan lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh lebih baik untuk kesehatan karena tidak meningkatkan kadar kolesterol. Kamu bisa mendapatkan asupan lemak tak jenuh dari kacang-kacangan, alpukat, dan ikan.

Baca juga: Sering Buka Puasa Dengan Gorengan? Ini Bahayanya

6. Tidur cukup

Ilustrasi tidurspectrelabs Ilustrasi tidur
Tidur bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang manjur. Pasalnya, kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme. Akibatnya, tubuh tidak membakar cadangan lemak secara efektif.

Di samping itu, kurang tidur juga meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah. Bisa-bisa ketika waktunya buka puasa kamu jadi kalap dan makan terlalu banyak.

Baca juga: 7 Manfaat Tidur Siang Saat Puasa, Bukan Cuma Mengusir Kantuk

7. Jaga porsi makan saat berbuka

Ilustrasi makanan sehatkarandaev Ilustrasi makanan sehat
Meskipun tidak makan, ngemil, atau minum seharian, kamu tetap harus menjaga porsi makan saat sahur dan buka puasa.

Makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan gula darah secara tiba-tiba. Padahal seperti disebutkan sebelumnya, tubuh tidak memproduksi banyak insulin ketika puasa. Gula pun hanya akan diubah jadi lemak dalam tubuh.

Supaya tidak makan berlebihan, coba pakai piring yang ukurannya lebih kecil. Kamu juga bisa sahur atau buka puasa dengan makanan yang bisa bikin cepat kenyang seperti sup.

Baca tentang
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X