Kompas.com - 27/05/2018, 16:00 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

Tapi, periset menemukan mereka yang mengonsumsi jus buah lebih dari tiga kali seminggu 50 persen lebih potensial mengalami kelebihan berat badan, bahkan obesitas.

Hasil riset juga membuktikan, mereka yang sarapan memiliki bobot tubuh rata-rata satu kilogram lebih ringan, daripada mereka yang melewatkan sarapan.

Menurut peneliti, hasil riset ini bukan bermaksud membuktikan jika jus buah tak memiliki manfaat apapun bagi kesehatan anak-anak.

"Kami tertarik untuk mempromosikan manfaat jus buah karena memang memiliki vitamin dan mineral, dan jus juga mengandung banyak serat."

Demikian dikatakan Aisling Pigott, pakar diet anak dari Pigott, British Dietetic Association.

Baca juga: Minum Jus Buah Setiap Hari Belum Tentu Sehat

Namun menurut Aisling Pigott, mengonsumsi jus buah dalam jumlah besar tak akan memberikan manfaat tambahan.

Oleh karena itu, sebaiknya jus buah ini dikonsumsi dalam jumlah kecil.

Pigott juga menyarankan agar orangtua menambahkan air saat membuat jus untuk anak-anaknya.

Rasio terbaik antara jus buah dan air untuk konsumsi anak-anak adalah 1:4, satu bagian untuk buah dicampur empat untuk air.

Sementara itu, mereka yang berusia lebih dewasa bisa mengggunakan rasio 0,5:0,5.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X