3 Tanda Kita Terjebak dalam Karir yang Salah

Kompas.com - 30/05/2018, 05:05 WIB
IlustrasiThinkstockphotos.com Ilustrasi

KOMPAS.com - Riset menunjukan mereka yang berada pada usia 20an dan 30an memiliki kepuasan kerja yang rendah.

Tentunya hal ini berdampak negatif pada kesehatan mental saat menginjak usia 40 tahun ke atas.

Menurut pelatih kesehatan bersertifikat dan co-founder Health Pelatih Institute, Stacey Morgenstern, peningkatan kepuasan kerja adalah hal yang penting.

Kepuasan kerja bukan hanya berdampak pada karir karyawan, tapi juga kesehatan karyawan.

Dilansir dari CNBC, berikut tiga tanda kita terjebak dalam karir yang salah.

1. Merasa gaji kurang, terlalu banyak bekerja dan kurang dihargai

Morgenstern mengatakan salah satu tanda utama kita berada di jalur karir yang salah adalah terus-menerus merasa terkuras, terlalu banyak bekerja sementara gaji tak sepadan.

Walau banyak perusahaan menerapkan jam kerja tinggi dan kerja keras, ia mengatakan bahwa karir yang memuaskan tidak akan membuat kita takut masuk ke kantor.

"Jika kita bersyukur untuk hari Jumat dan berdoa agar hari Minggu tidak segera berakhir, maka ini tanda karirmu tidak cocok," katanya.

Terlepas dari apakah kita baru mulai atau sudah lebih dari 10 tahun bergelut dalam profesi saat ini, ia mengatakan tidak pernah terlambat melakukan perubahan.

Mantan Chief Talent Officer Netflix, Patty McCord, menyetujui hal ini.

Menurutnya, salah satu langkah pertama untuk keluar dari karir yang kurang tepat adalah berbicara dengan seseorang yang melakukan hal yang mungkin kita sukai.

Halaman:



Close Ads X